HONDA

Jaga Daya Beli Masyarakat, Disperindagkop-UKM Mukomuko Intensifkan Pengawasan Harga

Jaga Daya Beli Masyarakat, Disperindagkop-UKM Mukomuko Intensifkan Pengawasan Harga

Jaga Daya Beli Masyarakat, Disperindagkop-UKM Mukomuko Intensifkan Pengawasan Harga--

MUKOMUKO, RAKYATBENGKULU.COM – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Kabupaten Mukomuko memastikan harga bahan kebutuhan pokok (bapok) di wilayah tersebut masih relatif stabil pada awal tahun anggaran 2026.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, hingga pertengahan Januari 2026 belum ditemukan lonjakan harga yang signifikan pada komoditas bahan pokok strategis di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Mukomuko.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop-UKM Mukomuko, Hutri Wahyudi, menyampaikan bahwa pihaknya secara rutin melakukan pengawasan dan pemantauan harga untuk menjaga stabilitas pasokan serta harga bapok di pasaran.

"Diawal tahun ini, kami mulai secara rutin melakukan pengawasan dan pemantauan disejumlah pasar tradisional yang ada di Mukomuko.

Dan sejauh ini belum ada ditemukan bahan pokok strategis yang mengalami kenaikan harga yang signifikam," ujarnya, Sabtu 10 Januari 2026.

BACA JUGA:Tahun 2026, Pemkab Mukomuko Alokasikan Rp60 Juta Tambah Cadangan Beras

BACA JUGA:Lagi-Lagi Masuk Bui, Pemuda 21 Tahun Tertangkap Bawa Ganja di Kawasan Sawah Lebar

Ia menjelaskan, hasil monitoring menunjukkan harga sejumlah komoditas utama masih berada dalam batas wajar. 

Harga cabai merah tercatat sekitar Rp40 ribu per kilogram, beras premium Rp16 ribu per kilogram, beras medium Rp14.300 per kilogram, beras SPHP Rp13 ribu per kilogram, bawang merah Rp40 ribu per kilogram, telur ayam ras Rp32 ribu per kilogram, serta Minyak Kita Rp17 ribu per liter.

"Secara umum, harga masih terkendali dan stabil. Apabila terjadi lonjakan harga bahan pokok, kami akan melakukan intervensi dengan menggelar operasi pasar dengan melibatkan koperasi untuk menyediakan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat," ungkapnya.

Disperindagkop-UKM Mukomuko menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas harga bahan pokok strategis, khususnya pada awal tahun anggaran 2026.

"Kami akan terus menjaga stabilitas harga agar kebutuhan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat. Apabila terjadi lonjakan harga, kami siap melakukan langkah pengendalian,” tutupnya.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: