Tragedi Longsor Gunung Kuda, TNI Turun Tangan, 14 Nyawa Melayang
Proses evakuasi korban bencana longsor Gunung Kuda Cirebon Jawa Barat--Instagram/tvrijabar
RAKYATBENGKULU.COM – Bencana longsor kembali menyelimuti area tambang Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Peristiwa memilukan ini merenggut sedikitnya 14 nyawa dan mengundang perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk TNI Angkatan Darat.
Sebanyak 50 personel TNI diterjunkan langsung ke lokasi kejadian untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi korban.
“TNI AD dalam hal ini Kodim 0620 Kabupaten Cirebon langsung bergerak cepat di lokasi bencana. Sebanyak 50 personel diterjunkan untuk melakukan pencarian korban,” ujar Brigadir Jenderal TNI Wahyu Yudhayana, Kepala Dinas Penerangan TNI AD, dikutip dari AntaraNews.com.
BACA JUGA:Varian Baru COVID-19 Menyebar, NB.1.8.1 Picu Kewaspadaan Dunia
BACA JUGA:Dorong Daya Saing UMKM, BRI Fasilitasi Sertifikasi Halal bagi UMKM melalui Program BRI Peduli
Tak hanya pencarian korban, para prajurit juga membantu membangun posko pengungsian dan menjaga area longsor agar tak ditempati warga demi menghindari bencana susulan.
Ambulans milik TNI pun dikerahkan untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat.
Hingga Jumat (30/5), Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni menyatakan 14 korban telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga.
“Sebanyak 14 orang sudah dievakuasi, teridentifikasi, dan telah diserahkan kepada keluarga masing-masing,” jelasnya.
BACA JUGA:Lily of The Valley: Bunga Kelahiran Bulan Mei yang Penuh Makna dan Harapan Baru
Sebanyak 13 korban dibawa ke RSUD Arjawinangun dan satu lainnya ke RS Sumber Hurip.
Di tengah proses evakuasi yang berlangsung hingga petang, aparat kepolisian juga tengah memeriksa lima orang terkait aktivitas tambang—termasuk pemilik dan kepala teknik tambang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



