Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, BPBD Mukomuko Siagakan Seluruh Personel
Kepala Pelaksana BPBD Mukomuko, Ruri Irwandi, ST, MT--Bayu/Rakyatbengkulu.com
MUKOMUKO, RAKYATBENGKULU.COM – Seluruh personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, akan disiagakan penuh untuk mengawal keamanan dan keselamatan masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Mukomuko dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya selama masa libur panjang akhir tahun yang diperkirakan diwarnai peningkatan aktivitas wisata.
Dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini, BPBD Mukomuko tidak hanya fokus pada kesiapsiagaan bencana, tetapi juga aktif melakukan upaya pencegahan risiko kecelakaan di lapangan, terutama di kawasan yang berpotensi ramai dikunjungi masyarakat.
BPBD Mukomuko akan bersinergi dengan Basarnas Mukomuko melalui patroli rutin di sejumlah objek wisata, baik wisata pantai maupun danau yang menjadi destinasi favorit warga selama libur Nataru.
BACA JUGA:Dorong Produktivitas Nelayan, Pemkot Bengkulu Bagikan Ratusan Jaring dan Alat Pengolahan Ikan
Kepala Pelaksana BPBD Mukomuko, Ruri Irwandi, ST, MT, menyampaikan bahwa seluruh personel BPBD dan Basarnas akan disiagakan guna mendukung pengamanan, khususnya di titik-titik rawan serta kawasan objek wisata yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung.
"Nantinya personel akan kami tempatkan di beberapa lokasi strategis, terutama di lokasi objek wisata yang berpotensi ramai. Patroli ini bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman serta memberikan rasa tenang bagi para pengunjung,” ujarnya, Rabu 24 Desember 2025.
Selain pengamanan, BPBD Mukomuko juga menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama menjelang akhir tahun.
Kondisi cuaca yang dinilai tidak sepenuhnya stabil berpotensi menimbulkan risiko keselamatan, khususnya di kawasan perairan seperti pantai, danau, dan sungai yang kerap menjadi tujuan wisata.
Oleh karena itu, masyarakat secara tegas diimbau untuk tidak melakukan aktivitas berisiko seperti mandi atau berenang di pantai, danau, maupun sungai selama berwisata.
BACA JUGA:Nasib di Ujung Tanduk, Oknum Guru dan Nakes PPPK Seluma Terancam Pemberhentian
BACA JUGA:Selama Libur Sekolah, Makan Bergizi Gratis di Bengkulu Diambil Dua Kali Seminggu
Imbauan ini sebagai langkah preventif guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan, mengingat gelombang laut, arus air, serta cuaca ekstrem dapat muncul secara tiba-tiba.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

