Temuan Nyamuk Anopheles di Lebong Negatif Parasit, Status Bebas Malaria Masih Bertahan
Temuan Nyamuk Anopheles di Lebong Negatif Parasit, Status Bebas Malaria Masih Bertahan--Foto KORANRB.ID
RAKYATBENGKULU.COM - Kabupaten Lebong kembali mempertahankan status sebagai daerah bebas malaria.
Meski sempat muncul kekhawatiran akibat ditemukannya nyamuk jenis Anopheles di Desa Gandung Baru, Kecamatan Lebong Utara, hasil uji laboratorium memastikan wilayah tersebut tetap aman dari parasit malaria.
Kepastian ini didapat setelah Kementerian Kesehatan RI bekerja sama dengan Laboratorium Kesehatan Masyarakat Palembang melakukan survei vektor pada Juni 2025 lalu.
Berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh, nyamuk Anopheles yang ditemukan dinyatakan negatif parasit malaria.
BACA JUGA:Trump Tegaskan AS Tak Akan Serang Kuba Usai Operasi Venezuela
BACA JUGA:Prabowo Bahas Hilirisasi Rp100 Triliun dan Waste to Energy
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong, Evan Martha, SKM, menegaskan bahwa temuan vektor tersebut merupakan bagian dari sistem kewaspadaan dini pemerintah daerah.
“Hasil uji laboratorium menunjukkan nyamuk Anopheles yang ditemukan tidak mengandung parasit malaria. Artinya, tidak ada risiko penularan dari temuan tersebut,” kata Evan dikutip KORANRB.ID.
Melampaui Target Pemeriksaan Nasional
Tidak hanya fokus pada pengujian nyamuk, Dinas Kesehatan Lebong juga bergerak masif melakukan skrining kesehatan kepada warga.
Tercatat sebanyak 1.809 masyarakat yang masuk kategori suspek telah menjalani pemeriksaan kesehatan.
Angka ini melampaui target nasional yang hanya mematok 1.100 orang.
BACA JUGA:Wali Kota Bengkulu Tinjau Banjir Tanjung Jaya, Siapkan Kolam Retensi
BACA JUGA:Verifikasi APBD 2026 Bengkulu Berjalan, Gaji ASN Segera Cair
“Hasilnya, tidak ditemukan satu pun kasus malaria. Ini membuktikan bahwa Kabupaten Lebong masih aman dan tetap mempertahankan status bebas malaria,” sambung Evan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

