HONDA

Pekerja Dapur MBG Seluma Tak Boleh dari Luar Daerah

Pekerja Dapur MBG Seluma Tak Boleh dari Luar Daerah

Pekerja Dapur MBG Seluma Tak Boleh dari Luar Daerah--Foto KORANRB.ID

RAKYATBENGKULU.COM - Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Kabupaten Seluma secara tegas mewajibkan seluruh dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal. 

Kebijakan ini diambil menyusul adanya temuan pekerja yang didatangkan dari luar daerah, yang dinilai tidak sejalan dengan regulasi program strategis nasional tersebut.

Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kabupaten Seluma, Reno Finarta, mengungkapkan bahwa persoalan sumber daya manusia (SDM) di dapur MBG menjadi fokus evaluasi besar-besaran tahun ini. 

Ia menyebutkan, setiap unit SPPG setidaknya melibatkan 47 orang relawan atau pekerja.

BACA JUGA:Pemkab Kepahiang Pilih Tak Terapkan WFA, Jam Kerja ASN Tetap Normal

BACA JUGA:Stok Blanko Melimpah, Cetak e-KTP di Bengkulu Utara Kini Hanya 15 Menit

"Setiap SPPG memiliki sekitar 47 relawan atau pekerja. Saat ini masih ditemukan beberapa di antaranya berasal dari luar Kabupaten Seluma, dan ini menjadi catatan penting serta bahan evaluasi kami," katanya dikutip KORANRB.ID.

Reno menekankan bahwa penggunaan tenaga kerja dari luar daerah tidak dibenarkan. 

Hal ini merujuk pada Petunjuk Pelaksana (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) MBG yang mengamanatkan bahwa relawan maupun pekerja harus berasal dari lingkungan sekitar lokasi dapur.

"Di mana dapur MBG berada, maka relawan dan pekerjanya wajib berasal dari daerah itu sendiri, bukan dari luar," sambungnya.

Lebih lanjut, Reno menjelaskan bahwa program ini mengemban misi ganda. 

Selain menjamin asupan gizi bagi anak sekolah, balita, dan ibu hamil, MBG diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi dengan memprioritaskan warga yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem sebagai pekerja.

BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Belum Ikuti WFA, Fokus Jaga Pelayanan Masyarakat

BACA JUGA:Tahun 2026, Dinkes Mukomuko Fokus Pemerataan Mutu Pelayanan Kesehatan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: