Cuaca Ekstrem Terjang Bengkulu, 11 Pohon Tumbang dan 10 Atap Rumah Terbang
Cuaca Ekstrem Terjang Bengkulu, 11 Pohon Tumbang dan 10 Atap Rumah Terbang--Ist/Rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Bengkulu pada Selasa 20 Januari 2026 sore kemarin.
Kondisi tersebut menyebabkan puluhan pohon tumbang serta atap rumah warga terbang di sejumlah lokasi.
Berdasarkan laporan Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD Kota Bengkulu, cuaca ekstrem terjadi sejak pukul 17.30 WIB hingga 19.30 WIB.
Dampaknya, tercatat 11 titik pohon tumbang dan 10 kejadian atap rumah terbang akibat terpaan angin kencang.
BACA JUGA:Kejati Bengkulu Samakan Persepsi APH Terkait Implementasi KUHP dan KUHAP Baru
BACA JUGA:Buntut Tuduhan di Medsos, Direktur dan Operator SPBU Tais Pilih Jalan Damai
Sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman terdampak, di antaranya Jalan Batang Hari, Jalan RE Martadinata, Talang Kering, Jenggalu, Padang Nangka, serta kawasan wisata Pantai Panjang.
Sementara itu, atap rumah warga dilaporkan terbang di wilayah Malabero, Surabaya, Betungan, Lempuing, Sawah Lebar Baru, hingga Tanah Patah.
Kepala BPBD Kota Bengkulu, I Made Ardana, memastikan seluruh kejadian tersebut telah ditangani dengan cepat oleh tim di lapangan dan tidak menimbulkan korban jiwa.
“Curah hujan yang tinggi disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan atap rumah warga terbang di beberapa titik. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujar I Made Ardana, saat dikonfirmasi Rabu 21 Januari 2026.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim Satgas TRC BPBD Kota Bengkulu langsung diterjunkan untuk melakukan evakuasi pohon tumbang, membersihkan akses jalan, serta mendata rumah warga yang terdampak.
BACA JUGA:Pemkab Kepahiang Tertibkan Los Pasar, Larang Jual Beli Kios dan Ubah Bangunan
BACA JUGA:Pemkab Kaur Mulai Salurkan 20 Ribu Bibit Sawit Gratis, Simak Cara Dapatkan Bantuan
Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur, antara lain BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, TNI, Polri, serta warga setempat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

