HONDA

Pengelolaan Sampah Terkendala Alat Berat, DLH Dorong Pemilahan dari Hulu

Pengelolaan Sampah Terkendala Alat Berat, DLH Dorong Pemilahan dari Hulu

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kota Bengkulu, Afriyenita--Riko/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Kota Bengkulu terus membenahi sistem pengelolaan sampah untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan penanganan limbah di daerah tersebut.

Namun, di lapangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan alat berat di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) hingga rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dari sumbernya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kota Bengkulu, Afriyenita, mengatakan operasional pengelolaan sampah di TPA saat ini belum berjalan optimal karena keterbatasan sarana pendukung.

“Di TPA saat ini kita baru memiliki satu unit excavator (hexa). Idealnya, kita juga membutuhkan alat berat lain seperti dozer agar penataan dan pengelolaan sampah bisa lebih efektif dan tertata,” ujar Afriyenita.

Ia menjelaskan, keterbatasan alat berat berdampak langsung pada proses penimbunan dan pengelolaan sampah harian, terlebih volume sampah Kota Bengkulu terus meningkat setiap waktu.

BACA JUGA:Usut Korupsi Tambang PT RSM, Kejati Bengkulu Periksa Direktur Konsultan Asal Australia

BACA JUGA:Kondisi Kritis, PUPR Mukomuko Minta BWSS VII Segera Tangani Tanggul Sungai Selagan

Selain persoalan di hilir, Afriyenita menegaskan penanganan sampah harus dimulai dari hulu, yakni dari rumah tangga.

 Oleh karena itu, DLH terus mendorong penerapan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

“Masalah sampah tidak bisa hanya diselesaikan di TPA. Pemilahan harus dimulai dari rumah tangga. Kami terus mengajak kelurahan, LPM, serta memaksimalkan peran Bank Sampah agar sampah organik dan plastik sudah dipisahkan sejak dari sumbernya,” jelasnya.

Ke depan, DLH Kota Bengkulu juga menargetkan modernisasi TPA agar tidak hanya berfungsi sebagai lokasi pembuangan, tetapi menjadi tempat pemrosesan akhir sampah yang lebih ramah lingkungan dan efisien.

“Harapan kita, TPA ke depan bukan hanya tempat menumpuk sampah. Kita ingin ada mesin pemilah sampah modern yang bisa memisahkan jenis sampah secara otomatis, sehingga pengelolaannya lebih optimal,” kata Afriyenita.

BACA JUGA:Jelang Ramadan, Syukuran Adat HUT Mukomuko ke-23 Digelar Lebih Awal

BACA JUGA:9 Cabang Perlombaan Siap Digelar, Pemprov Bengkulu Matangkan Persiapan MTQ XXXVII di Seluma

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: