Perkuat Data Perikanan, DKP Mukomuko Mulai Petakan Perairan Umum Darat
Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Mukomuko, Warsiman--Bayu/Rakyatbengkulu.com
MUKOMUKO, RAKYATBENGKULU.COM – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mulai merencanakan kegiatan penyediaan data dan informasi sumber daya ikan di perairan umum darat pada tahun anggaran 2026.
Pendataan ini akan difokuskan pada perairan umum darat yang selama ini dimanfaatkan masyarakat untuk aktivitas penangkapan ikan, lokan, hingga kepiting.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Mukomuko, Warsiman, mengatakan pendataan diperlukan karena aktivitas pemanfaatan sumber daya perikanan di perairan umum darat selama ini belum terdokumentasi secara optimal.
“Selama ini aktivitas pemanfaatan sumber daya perikanan di perairan umum darat belum terdokumentasi secara optimal, sehingga diperlukan pendataan yang lebih terstruktur dan menyeluruh,” ujarnya, Kamis 5 Februari 2026.
BACA JUGA:Lelang Kendaraan Dinas R2 Mukomuko, 55 Unit Terjual dan Lampaui Target Pendapatan
BACA JUGA:Program Sadesahe Jagung 2026 Dilanjutkan, Pemprov Bengkulu Targetkan Surplus Pangan
Sebagai tahap awal, DKP Mukomuko akan melakukan pemantauan terhadap para pelaku usaha dan masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian pada perairan umum darat. Kegiatan ini akan dilakukan dengan melibatkan pemerintah desa.
“Pemantauan ini dilakukan untuk mengetahui di mana saja lokasi kegiatan perikanan serta jenis usaha perikanan yang dijalankan oleh masyarakat yang ada di Mukomuko sebelum dilakukan pendataan,” jelasnya.
Warsiman menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat ketersediaan data sektor perikanan tangkap di Kabupaten Mukomuko.
Ia berharap, data yang terkumpul nantinya dapat menjadi dasar perencanaan kebijakan dan pengaturan pemanfaatan sumber daya perikanan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
BACA JUGA:Kronologi Pria 29 Tahun di Mukomuko Ditemukan Meninggal Dunia
“Dengan pendataan yang lebih akurat, kami berharap pemanfaatan sumber daya perikanan di perairan umum darat dapat berlangsung secara optimal dan berkelanjutan, untuk mendukung peningkatan produksi perikanan dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

