Motif Sakit Hati, Suami Bunuh Istri di Kabupaten Lebong
Motif Sakit Hati, Suami Bunuh Istri di Kabupaten Lebong--Foto KORANRB.ID
RAKYATBENGKULU.COM - Kepolisian Resor (Polres) Lebong mengungkap secara bertahap kasus pembunuhan terhadap Aulia Zakrike (19), warga Desa Air Kopras, Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong.
Korban ditemukan meninggal dunia dengan luka parah di bagian leher, sementara terduga pelaku diketahui merupakan suami korban sendiri berinisial OY (23).
Peristiwa tragis tersebut pertama kali terungkap pada Kamis 5 Februari, sekitar pukul 10.30 WIB.
Ayah kandung korban, Zamzami (50), menemukan jasad putrinya tergeletak di dalam kamar rumah dalam kondisi bersimbah darah.
BACA JUGA:Pemkab Seluma Raup Rp599 Juta dari Lelang Randis, Seluruh Unit Laku Terjual
BACA JUGA:Pantang Menyerah, Juventus Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol Saat Jamu Lazio
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kepolisian memastikan pelaku pembunuhan adalah OY, yang merupakan suami sah korban. Hubungan rumah tangga keduanya diketahui sedang tidak harmonis dan telah pisah ranjang selama kurang lebih satu bulan terakhir.
Tak berselang lama setelah penemuan jasad korban, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan.
Terduga pelaku berhasil diamankan pada Jumat malam, 6 Februari, sekitar pukul 22.00 WIB di rumah orang tuanya di Desa Lemeu, Kecamatan Uram Jaya. Penangkapan dilakukan tanpa perlawanan usai pelaku menghadiri takziah di rumah korban.
Dari hasil pemeriksaan sementara, peristiwa pembunuhan terjadi pada Kamis pagi sekitar pukul 07.40 WIB. Saat itu, pelaku mendatangi rumah korban melalui pintu belakang dan langsung menuju kamar, di mana Aulia sedang berada seorang diri.
Di dalam kamar, pelaku mengaku berniat melakukan hubungan suami-istri, namun ajakannya ditolak oleh korban. Penolakan tersebut disertai perlawanan, yang kemudian memicu emosi pelaku.
Dalam kondisi tersulut emosi, OY membekap dan mencekik korban hingga lemah. Meski korban sudah tidak berdaya, pelaku tetap memaksakan kehendaknya. Setelah itu, pelaku diliputi ketakutan korban akan sadar dan melaporkan perbuatannya.
BACA JUGA:Pelindo Bengkulu Bangun Jalan Khusus, Akses Angkutan Batu Bara Bakal Ditertibkan
BACA JUGA:Pemkab Mukomuko Kebut Pembebasan Lahan Pengalihan Jalan Nasional di Area Bandara
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

