HONDA

Dinas Pertanian Mukomuko Perketat Pengawasan Cegah Alih Fungsi Sawah ke Sawit

Dinas Pertanian Mukomuko Perketat Pengawasan Cegah Alih Fungsi Sawah ke Sawit

Kepala Dinas Pertanian Mukomuko, Hari Mustaman SP--Bayu/rakyatbengkulu.com

MUKOMUKO, RAKYATBENGKULU.COM – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, memperketat langkah pencegahan alih fungsi lahan sawah menjadi kebun kelapa sawit. 

Upaya ini dilakukan untuk menjaga lahan pertanian tetap produktif dan menopang ketahanan pangan daerah.

Kepala Dinas Pertanian Mukomuko, Hari Mustaman SP, mengatakan pihaknya fokus pada pembinaan petani dan perbaikan jaringan irigasi sebagai langkah utama.

"Pembinaan tersebut meliputi pendampingan teknis budidaya, pemanfaatan lahan secara optimal, hingga peningkatan kesadaran petani tentang pentingnya sawah sebagai penopang ketahanan pangan daerah," ujarnya. 

BACA JUGA:Ramadhan 1447 H, PDAM Tirta Hidayah Bengkulu Siapkan 3.000 Sambungan Air Gratis

BACA JUGA:Program Bedah Rumah di Mukomuko Masuk Tahap Verifikasi dan Validasi Data Lapangan

Menurutnya, persoalan irigasi masih menjadi faktor krusial yang mendorong petani meninggalkan sawah. Ketersediaan air menentukan produktivitas lahan pertanian.

"Jika pasokan air tidak terpenuhi, sawah kehilangan produktifitas dan petani cenderung akan beralih ke komoditas lain yang dinilai lebih menjanjikan, termasuk kelapa sawit," ungkapnya.

Hari menegaskan, ancaman konversi lahan sawah tidak terlepas dari kondisi infrastruktur pertanian di lapangan. Karena itu, Distan Mukomuko terus memperkuat pembinaan berkelanjutan agar petani tetap mempertahankan lahan sawahnya.

Selain faktor teknis, keterbatasan anggaran daerah juga menjadi tantangan. Distan berharap dukungan pemerintah pusat, khususnya melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Balai Wilayah Sungai, untuk memperkuat infrastruktur irigasi.

BACA JUGA:Resmi Dilantik, Ini 7 Komisioner KPID Bengkulu Periode 2026–2029

BACA JUGA:Gubernur Helmi Hasan Tinjau Longsor Bandung Barat, Salurkan Bantuan Rp370 Juta dari Pemprov Bengkulu

"Hingga saat ini luas lahan sawah di Mukomuko mencapai sekitar 3.400 hektare yang tersebar di daerah Irigasi Air Manjuto dan Selagan Raya. Meski terjadi efisiensi anggaran daerah, diharapkan dukungan dana infrastruktur irigasi dari pemerintah pusat dapat terus berlanjut. Hal ini untuk menjaga keberlanjutan lahan sawah di Mukomuko,” pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: