HONDA

15 Kampung KB Aktif di Bengkulu, Pemkot Perkuat Program Keluarga Berkualitas

15 Kampung KB Aktif di Bengkulu, Pemkot Perkuat Program Keluarga Berkualitas

Kepala DP3AP2KB Kota Bengkulu, Dra. Rosminiarty--Riko/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Kota Bengkulu terus memperkuat Program Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) sebagai upaya membangun keluarga tangguh dan mandiri.

Dari total 67 Kampung KB yang telah terbentuk, sebanyak 15 kampung tercatat aktif menjalankan berbagai program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Program ini dikoordinasikan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Bengkulu, dengan fokus pada penguatan peran keluarga sebagai pusat pembangunan di tingkat kelurahan.

Kepala DP3AP2KB Kota Bengkulu, Dra. Rosminiarty, menegaskan bahwa Kampung KB tidak hanya sebatas program kependudukan, tetapi gerakan terpadu untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

BACA JUGA:Angin Kencang 20 Knot Terjang Bengkulu, BMKG Tetapkan Wilayah Pegunungan Siaga

BACA JUGA:Disperindagkop Mukomuko Sidak Pangkalan, Pastikan Stok Gas Elpiji 3 Kg Aman dan Harga Sesuai HET

“Kampung KB dirancang sebagai pusat intervensi pembangunan keluarga. Di sana ada layanan kesehatan, edukasi pengasuhan, penguatan ekonomi, hingga perlindungan anak yang berjalan secara terintegrasi,” ujar Rosminiarty, Rabu 18 Februari 2026.

Ia menjelaskan, sejumlah agenda prioritas tahun ini meliputi percepatan penurunan stunting, optimalisasi pelayanan kontrasepsi, program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), serta pembinaan Lansia Berdaya (Sidaya).

Program tersebut menyasar seluruh fase kehidupan keluarga, mulai dari balita, remaja, hingga lanjut usia.

Menurutnya, dampak positif mulai terlihat, terutama dalam peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keluarga dan kesehatan ibu dan anak.

“Kami melihat perubahan perilaku yang cukup signifikan. Kunjungan posyandu meningkat, pemahaman gizi anak membaik, dan partisipasi KB juga terus naik,” ungkapnya.

BACA JUGA:Harmoni Serunai Ramadan, Paket Buka Puasa Spesial di Hotel Santika Bengkulu

BACA JUGA:Tak Sekadar Seremonial, Safari Ramadan 2026 Pemprov Bengkulu Hadirkan Pasar Murah dan Bantuan di 10 Daerah

Keberhasilan program ini didukung kolaborasi lintas sektor, mulai dari puskesmas, kader KB, pihak kelurahan, hingga kelompok masyarakat yang terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: