Inflasi Mukomuko Turun ke 2,55 Persen, Gerakan Pangan Murah Jadi Senjata Utama
Kepala Disperindagkop dan UKM Mukomuko, Syafriadi, SH--Bayu Erisman Putra/rakyatbengkulu.com
MUKOMUKO, RAKYATBENGKULU.COM – Kabar baik datang dari Kabupaten Mukomuko.
Pemerintah daerah berhasil menekan laju inflasi pada awal 2026.
Data Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM mencatat inflasi Januari 2026 sebesar 2,55 persen.
Angka itu turun dibanding Desember 2025 yang mencapai 3,83 persen.
BACA JUGA:Sering Batuk dan Diare Saat Puasa? Dinkes Kota Bengkulu Ungkap Penyebabnya
BACA JUGA:Resmi! Zakat Fitrah 2026 Kota Bengkulu Ditetapkan, Ini Besaran Rp30 Ribu hingga Rp50 Ribu per Jiwa
Kepala Disperindagkop-UKM Mukomuko, Syafriadi, menyebut penurunan ini hasil intervensi pasar.
Salah satu program andalan adalah Gerakan Pangan Murah.
“Gerakan Pangan Murah menjadi instrumen utama menjaga stabilitas harga,” ujar Syafriadi, Minggu, 1 Maret 2026.
Menurutnya, inflasi akhir tahun biasanya naik karena lonjakan permintaan.
Kenaikan sering terjadi menjelang hari besar keagamaan dan tahun baru.
Komoditas strategis seperti beras, gula, minyak goreng, cabai, dan telur rentan naik.
Melalui program ini, pemerintah menjual bahan pokok di bawah harga pasar.
Langkah itu memberi dampak langsung ke konsumen.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



