Genjot PAD 2026, Pemkot Bengkulu Gandeng Polisi Kejar Pajak Kendaraan dan PBB
Kepala Bapenda Kota Bengkulu, Noni Yuliesti--Riko Dwi Apriansyah/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Kota Bengkulu tancap gas tingkatkan Pendapatan Asli Daerah.
Strategi ditempuh melalui program Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah atau OPAD.
Program ini melibatkan lintas sektor dan aparat penegak hukum.
Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Bengkulu, Noni Yuliesti, menjelaskan OPAD digagas langsung wali kota.
BACA JUGA:Fantastis! Dana Desa 2026 Lembata Tembus Rp40,97 Miliar, Ini Rincian Lengkap per Desa
Sinergi dilakukan bersama kepolisian dan Forkopimda.
“Kita optimalkan pajak kendaraan bermotor, termasuk opsen pajak,” ujarnya.
Menurutnya, pajak kendaraan menjadi sektor potensial peningkatan PAD.
Skema opsen pajak memberi kontribusi langsung bagi kas daerah.
Karena itu, dukungan kepolisian dinilai sangat penting.
BACA JUGA:Resmi! Zakat Fitrah 2026 Kota Bengkulu Ditetapkan, Ini Besaran Rp30 Ribu hingga Rp50 Ribu per Jiwa
BACA JUGA:Sering Batuk dan Diare Saat Puasa? Dinkes Kota Bengkulu Ungkap Penyebabnya
Validasi data dan penertiban administrasi kendaraan diperkuat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



