HONDA

Cuaca Buruk Picu Kelangkaan Ikan di Bengkulu, Harga Melonjak

Cuaca Buruk Picu Kelangkaan Ikan di Bengkulu, Harga Melonjak

Cuaca Buruk Picu Kelangkaan Ikan di Bengkulu, Harga Melonjak--Riko/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Cuaca buruk yang melanda perairan Bengkulu dalam beberapa pekan terakhir berdampak pada berkurangnya pasokan ikan laut di pasar tradisional. 

Kondisi ini menyebabkan harga ikan meningkat dan daya beli masyarakat menurun.

Pedagang ikan di Pasar Bengkulu, Andi, mengatakan angin kencang dan gelombang tinggi membuat nelayan kesulitan melaut sehingga distribusi ikan terganggu.

“Angin kencang dan gelombang tinggi membuat nelayan tidak berani melaut. Akibatnya, ikan yang masuk ke pasar jadi berkurang,” ujar Andi, Selasa 21 April 2026.

BACA JUGA:Kepemilikan Akta Kelahiran di Kota Bengkulu Capai 99,2 Persen, Lampaui Target Nasional

BACA JUGA:Polresta Bengkulu Ungkap 6 Kasus Narkoba, 7 Tersangka dan Sabu-Ganja Disita

Ia menjelaskan, pasokan ikan yang biasanya berasal dari nelayan kawasan Malabro kini tidak menentu. 

Sejumlah jenis ikan seperti gebolo, gembung dan dencis masih tersedia, namun ikan berkualitas seperti kakap merah semakin sulit ditemukan.

"Sekarang ikan bagus itu susah dicari. Dari nelayan saja sudah sedikit, jadi kami di pasar juga kesulitan, dari nelayan saja harganya sudah naik," tambahnya.

Keterbatasan pasokan berdampak langsung pada kenaikan harga di tingkat pedagang. 

Harga ikan yang sebelumnya sekitar Rp30 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp35 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.

BACA JUGA:Peringati Hari Kartini, Astra Motor Bengkulu Edukasi Safety Riding untuk Perempuan

BACA JUGA:ASN TPHP Bengkulu Teken Komitmen Anti-Pungli dan Gratifikasi

Untuk jenis ikan dengan kualitas lebih baik, harga bahkan mencapai Rp85 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: