HONDA

Perekaman e-KTP Mukomuko Capai 98,5 Persen, Stok Blangko Cukup hingga 4 Bulan

Perekaman e-KTP Mukomuko Capai 98,5 Persen, Stok Blangko Cukup hingga 4 Bulan

Kepala Disdukcapil Mukomuko, Epin Masyuardi--

MUKOMUKO, RAKYATBENGKULU.COM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mukomuko mencatat capaian perekaman KTP elektronik (e-KTP) hingga April 2026 mencapai 143.432 jiwa atau sekitar 98,5 persen.

Angka tersebut mendekati target nasional sebesar 99,4 persen. Hingga akhir April, proses perekaman masih terus berjalan dan menunjukkan tren peningkatan.

Selain capaian perekaman, Disdukcapil memastikan ketersediaan blangko e-KTP dalam kondisi aman. 

Saat ini, stok tersedia lebih dari 7.000 keping dan diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan.

BACA JUGA:Wagub Mian Tegaskan PT BIMEX Harus Bergerak Cepat dan Hadirkan Terobosan

BACA JUGA:Wagub Bengkulu Lantik Direktur dan Komisaris PT BIMEX, Targetkan Dongkrak Ekonomi Daerah

"Dengan rata-rata pemakaian 80 sampai 100 keping per hari, stok yang ada sekarang diprediksi cukup untuk melayani masyarakat hingga empat bulan ke depan," jelas Kepala Disdukcapil Mukomuko, Epin Masyuardi, Selasa 28 April 2026.

Ia menegaskan pelayanan administrasi kependudukan tetap berjalan sesuai prosedur. 

Jika stok mulai menipis, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dirjen Dukcapil Kemendagri untuk penambahan blangko.

Disdukcapil optimistis sisa target perekaman dapat dituntaskan pada triwulan berikutnya. Saat ini, layanan administrasi kependudukan masih dipusatkan di satu lokasi untuk menjaga efisiensi.

Epin juga mengimbau masyarakat yang belum melakukan perekaman e-KTP agar segera datang ke kantor pelayanan guna mempercepat penyelesaian target nasional.

BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Permudah Pajak Kendaraan, Tak Perlu KTP Pemilik Awal

BACA JUGA:Bank Raya Gencarkan Program Loyalitas Nasabah, Dukung Perwujudan Percepatan Inklusi Keuangan Digital Nasional

"Kami mengajak masyarakat untuk proaktif. Dengan dukungan semua pihak, urusan administrasi kependudukan ini bisa berjalan optimal dan memudahkan masyarakat sendiri ke depannya," pungkas Epin.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: