Melampaui Canting: Batik Les Plank dan Upaya Merekonstruksi Identitas Visual Bengkulu
Batik Les Plank--
RAKYATBENGKULU.COM – Di tengah dominasi motif Besurek yang telah lama menjadi ikon wastra Bumi Rafflesia, sebuah inovasi baru kini muncul ke permukaan, menawarkan napas segar bagi dunia ekonomi kreatif daerah.
Kota Bengkulu memperkenalkan Batik Les Plank, sebuah pendekatan visual kontemporer yang tidak hanya sekadar kain bermotif, tetapi merupakan upaya digitalisasi budaya dan eksplorasi teknik yang unik.

Batik Les Plank--
Berbeda dengan batik tradisional yang identik dengan penggunaan canting atau cap tembaga, Batik Les Plank lahir dari media papan (plank) sebagai alat utama eksplorasi motif.
Hasilnya adalah pola yang lebih ekspresif, menonjolkan tekstur alami yang seringkali tidak simetris sebuah karakteristik yang dalam perspektif estetika modern dianggap sebagai nilai eksklusif karena setiap lembar kain memiliki “sidik jari” artistik yang berbeda.
BACA JUGA:Lurah dan Seklur Malabero Kosong, Warga Datangi Kantor Camat
BACA JUGA:Perekaman e-KTP Mukomuko Capai 98,5 Persen, Stok Blangko Cukup hingga 4 Bulan
Inspirasi dari Arsitektur Melayu
Berdasarkan data resmi dari laman lesplank.com, motif ini tidak lahir dari ruang hampa. Batik Les Plank mengambil inspirasi mendalam dari elemen arsitektur Rumah Adat Melayu Bengkulu.
Istilah "Les Plank" (lisplang) sendiri merujuk pada papan kayu yang biasanya terpasang pada tepi atap rumah adat, yang berfungsi untuk menutupi struktur kaso sekaligus menjadi bidang ukir yang sarat makna.
Dalam kebudayaan Melayu Bengkulu, ornamen pada lisplang bukan sekadar hiasan. Ia merepresentasikan nilai-nilai ketidakterhinggaan, keteraturan, dan penghormatan terhadap alam.
Transformasi motif kayu ke atas lembaran katun ini menjadi simbol bagaimana warisan arsitektur dapat tetap relevan dalam industri fashion modern.
Secara ekonomi, Batik Les Plank diposisikan sebagai produk diferensiasi. Ia tidak hadir untuk menandingi batik klasik, melainkan sebagai alternatif bagi konsumen yang mencari produk handmade dengan narasi yang kuat.
BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Permudah Pajak Kendaraan, Tak Perlu KTP Pemilik Awal
BACA JUGA:Kejurda Bengkulu Digelar Sederhana, Hanya Beberapa Cabor Dipertandingkan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

