Dana Desa Dipangkas, Pembangunan Pamsimas di Marga Mukti Ditunda
Dana Desa Dipangkas, Pembangunan Pamsimas di Marga Mukti Ditunda--
MUKOMUKO, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Desa Marga Mukti, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko menunda pelaksanaan pembangunan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang sebelumnya dijadwalkan melalui Dana Desa (DD) tahap kedua Tahun Anggaran 2026.
Penundaan dilakukan akibat pemotongan pagu Dana Desa dari pemerintah pusat sehingga anggaran pembangunan tidak lagi mencukupi untuk merealisasikan program tersebut.
Awalnya, pembangunan Pamsimas direncanakan untuk penambahan sumur bor dan tower penampungan air di RT 06 Desa Marga Mukti.
Program tersebut sebelumnya dianggarkan penuh menggunakan Dana Desa murni Tahun 2026. Namun setelah adanya pengurangan pagu Dana Desa hingga lebih dari 50 persen, anggaran yang tersedia hanya tersisa sekitar Rp60 juta.
BACA JUGA:Sebanyak 1.481 Hewan Kurban Akan Disembelih di Mukomuko Saat Idul Adha 1447 H
BACA JUGA:Dosen PPPK Desak Jadi PNS, Komisi X DPR RI Setuju Satu Skema Nasional untuk Dosen
Sementara kebutuhan pembangunan diperkirakan mencapai Rp126 juta.
Pemerintah desa kini berencana melakukan penyesuaian pembiayaan melalui Perubahan APBDes Tahun Anggaran 2026 agar program tetap dapat dilaksanakan.
Kepala Desa Marga Mukti, Marwanto melalui Sekretaris Desa Ahmad Arifin, M.Pd mengatakan pihak desa masih menunggu kejelasan regulasi terkait perubahan anggaran tersebut.
“Awalnya pembangunan Pamsimas ini memang sudah kita jadwalkan pada tahap kedua Dana Desa 2026. Namun karena adanya pemotongan pagu anggaran dari pusat, maka kita harus melakukan penyesuaian kembali agar kegiatan tetap bisa berjalan,” ujar Ahmad Arifin, M.Pd, Senin (25/5/2026).
Ia menjelaskan, skema pembiayaan nantinya direncanakan berasal dari kombinasi Dana Desa Tahun 2026 dan tambahan Silpa Dana Desa Tahun Anggaran 2025.
BACA JUGA:3 PPAT di Rejang Lebong Belum Tertib Lapor Akta Tanah, Denda Rp7 Juta Belum Dipungut
BACA JUGA:Juventus Ditahan Imbang Torino 2-2, Bianconeri Resmi Gagal Lolos ke Liga Champions
"Insyaallah jika skema itu bisa diterapkan, anggaran akan cukup untuk satu titik pembangunan sumur dan tower penampungan air," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


