132 Rumah Warga Mukomuko Mulai Terima Bantuan Bedah Rumah Rp20 Juta per Unit
132 Rumah Warga Mukomuko Mulai Terima Bantuan Bedah Rumah Rp20 Juta per Unit--
MUKOMUKO, RAKYATBENGKULU.COM – Sebanyak 132 rumah warga kurang mampu di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu mulai menerima bantuan program bedah rumah dari pemerintah.
Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta yang langsung ditransfer ke rekening pribadi penerima manfaat untuk memperbaiki rumah tidak layak huni menjadi lebih aman dan layak ditempati.
Program bantuan tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki hunian yang lebih sehat dan nyaman.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Mukomuko, Suyanto, SPd, MSi mengatakan, proses penyaluran bantuan dilakukan secara transparan melalui transfer langsung ke rekening penerima.
BACA JUGA:Bapenda Kota Bengkulu Perkuat Digitalisasi dan Pengawasan Pajak untuk Tingkatkan PAD
BACA JUGA:Harga Sawit Anjlok, Perputaran Ekonomi Masyarakat Mukomuko Mulai Melambat
“Untuk tahap awal ini, sudah 132 warga yang menerima bantuan masing-masing Rp20 juta. Dana sudah masuk ke rekening mereka dan bisa segera digunakan sesuai peruntukannya,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).
Selain 132 penerima yang telah menerima bantuan, sebanyak 68 calon penerima lainnya masih menunggu proses administrasi berupa penerbitan Surat Keputusan (SK) dari pemerintah pusat.
Pemerintah daerah memastikan seluruh calon penerima yang diusulkan telah memenuhi persyaratan program bantuan bedah rumah.
“Total ada 200 warga yang diusulkan dalam program ini, dan semuanya sudah memenuhi syarat. Tinggal menunggu SK dari pusat. Jika SK sudah terbit, maka 68 rumah warga lainnya juga akan segera menerima bantuan dengan jumlah yang sama,” jelas Suyanto.
BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Lepas Atlet Menembak Muda ke PB Perbakin Jakarta untuk Persiapan PON 2028
BACA JUGA:Takut Telat Kerja? Astra Motor Bengkulu Ajak Pengendara Tetap #Cari_Aman, Utamakan Keselamatan
Menurutnya, program bedah rumah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang masih tinggal di rumah tidak layak huni.
Selain memperbaiki kondisi bangunan, bantuan tersebut diharapkan berdampak positif terhadap kesehatan, kenyamanan, dan kesejahteraan masyarakat penerima manfaat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


