HONDA

Libur Semester Genap di Mukomuko Dimulai 22 Juni 2026, MPLS Digelar 13 Juli

Libur Semester Genap di Mukomuko Dimulai 22 Juni 2026, MPLS Digelar 13 Juli

Libur Semester Genap di Mukomuko Dimulai 22 Juni 2026, MPLS Digelar 13 Juli--

MUKOMUKO, RAKYATBENGKULU.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mukomuko menetapkan jadwal libur semester genap tahun ajaran 2025/2026 selama hampir tiga pekan.

Libur sekolah dimulai pada 22 Juni hingga 10 Juli 2026 dan berlaku bagi seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, SMP, serta sederajat. Selama masa tersebut, kegiatan belajar mengajar tatap muka dihentikan sementara.

Tahun ajaran baru 2026/2027 dijadwalkan dimulai pada Senin, 13 Juli 2026. 

Pada hari pertama masuk sekolah, peserta didik baru kelas 1 SD dan kelas 7 SMP akan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung selama lima hari, yakni 13-17 Juli 2026, sebelum pembelajaran reguler dimulai.

BACA JUGA:Update Harga TBS Kelapa Sawit di Mukomuko, Tertinggi Capai Rp2.960 per Kilogram

BACA JUGA:Pemkab Mukomuko Alokasikan Rp11,5 Miliar untuk Jamkesda 2026, 25.492 Warga Jadi Penerima

Selama masa libur, Disdikbud Mukomuko mengimbau para siswa agar tetap menjaga kesehatan, keselamatan, dan kedisiplinan. Pasalnya, masa libur yang cukup panjang berpotensi mengubah pola hidup anak, seperti jam tidur yang tidak teratur hingga menurunnya semangat belajar.

Disdikbud juga mengingatkan calon peserta didik baru jenjang PAUD, SD, dan SMP agar mengikuti seluruh ketentuan serta tata tertib penerimaan yang telah disosialisasikan oleh masing-masing sekolah.

Plt Kasi Kurikulum Disdikbud Mukomuko, Slamet Hardoyo, berharap masa libur dimanfaatkan secara positif sebagai waktu beristirahat sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tahun ajaran baru.

“Libur ini dimanfaatkan untuk istirahat sekaligus menyiapkan diri menyongsong tahun ajaran baru. Kami minta anak-anak tetap disiplin, jaga keselamatan, jaga kesehatan, dan patuhi semua aturan yang sudah disampaikan sekolah,” ujar Plt Kasi Kurikulum Disdikbud Mukomuko, Slamet Hardoyo, Rabu (17/6/2026).

Ia menegaskan, pelaksanaan MPLS harus berlangsung edukatif dan bebas dari praktik perpeloncoan maupun senioritas.

“MPLS bukan ajang senioritas. Mari kita sambut siswa baru dengan ramah agar mereka nyaman belajar di sekolah,” tutupnya.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: