Sensus Ekonomi 2026 Bengkulu Hampir 70 Persen, BPS Tegaskan Data Bukan untuk Pajak
Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Win Rizal, menyampaikan progres Sensus Ekonomi 2026 di Bengkulu telah mencapai hampir 70 persen serta menegaskan data responden dijamin rahasia dan tidak digunakan untuk perpajakan.--Riko Dwi Apriansyah/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Provinsi Bengkulu terus menunjukkan perkembangan positif.
Hingga akhir Juli 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu mencatat progres pendataan telah mencapai 68,96 persen atau hampir menyentuh 70 persen dari total sasaran.
Capaian tersebut menjadi sinyal kuat tingginya partisipasi masyarakat dalam mendukung pengumpulan data ekonomi nasional.
BPS optimistis target pendataan di Bengkulu dapat diselesaikan lebih cepat dibanding batas waktu yang ditetapkan secara nasional.
BACA JUGA:Mukomuko Jadi yang Tercepat di Bengkulu, Penyaluran Dana Desa 2026 Tuntas 100 Persen
BACA JUGA:BKN Buka Pengajuan Pemberhentian ASN Secara Online Mulai 1 Agustus, BKPSDM Mukomuko Minta Tak Panik
Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Win Rizal, mengatakan proses sensus berjalan lancar di hampir seluruh wilayah.
Hambatan yang muncul di lapangan relatif kecil dan dapat diatasi oleh petugas sensus.
"Hingga saat ini progres pendataan sudah mencapai 68,96 persen. Kemungkinan hari ini sudah mendekati atau mencapai 70 persen," ujar Win Rizal.
Sasar 710 Ribu Rumah Tangga dan Unit Usaha
BPS menargetkan pendataan terhadap sekitar 710 ribu rumah tangga dan unit usaha di Provinsi Bengkulu.
Pendataan tidak hanya menyasar pelaku usaha besar. Rumah tangga yang tidak memiliki usaha juga menjadi bagian dari sensus.
Selain itu, usaha mikro, usaha rumahan, hingga usaha berbasis digital ikut didata sebagai bagian dari pemetaan kondisi ekonomi daerah.
BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perkuat Pengawasan Penyaluran BBM Subsidi di Bengkulu
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


