HONDA

Kasus ISPA di Bengkulu Naik, Dinkes Ungkap Data Juli Belum Lengkap

Kasus ISPA di Bengkulu Naik, Dinkes Ungkap Data Juli Belum Lengkap

Dinkes Provinsi Bengkulu mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan kasus ISPA.--Riko Dwi Apriansyah/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Masyarakat Provinsi Bengkulu diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit ISPA.

Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu mencatat kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut masih cukup tinggi.

Bahkan, terdapat kecenderungan peningkatan kasus yang menjadi perhatian pemerintah.

Data Dinkes Provinsi Bengkulu mencatat sekitar 1.384 kasus ISPA sepanjang Juni 2026.

Kasus tersebut tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.

BACA JUGA:Musim Kemarau, Polres Mukomuko Buka Jalur Cepat Lapor Karhutla Lewat 110

BACA JUGA:Dari Desa di Bengkulu Utara hingga Kandidat Doktor, Ini Kiprah Elman Johari di Dunia Ekonomi Syariah

Memasuki Juli 2026, laporan yang diterima Dinkes baru mencapai sekitar 435 kasus.

Namun, angka tersebut belum menggambarkan kondisi sebenarnya di seluruh wilayah Bengkulu.

Pasalnya, sejumlah daerah belum menyampaikan laporan secara lengkap kepada Dinkes Provinsi Bengkulu.

Empat Daerah Belum Setorkan Data ISPA

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit atau P2P Dinkes Provinsi Bengkulu, Edriwan Mansyur, mengungkap kondisi tersebut.

Menurutnya, laporan kasus Juli masih dalam proses pengumpulan.

Beberapa daerah bahkan belum mengirimkan data kasus ISPA kepada Dinkes Provinsi Bengkulu.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: