Panas Bumi Kepahiang Mulai Dikembangkan, Warga Diprioritaskan dalam MoU
Bupati Kepahiang Zurdi Nata menandatangani MoU pengembangan panas bumi bersama PT Cakrawala Kepahiang Geothermal di Jakarta.--ist/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pengembangan energi panas bumi di Kabupaten Kepahiang memasuki babak baru.
Pemerintah Kabupaten Kepahiang resmi menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan PT Cakrawala Kepahiang Geothermal.
Penandatanganan dilakukan Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata di Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Momentum tersebut berlangsung di sela Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026.
BACA JUGA:Perselisihan 3 Eks Guru SDIT Rabbani Masuk Tahap Musyawarah, Disnakertrans Bengkulu Buka Jalan Damai
BACA JUGA:Eksepsi 3 Mantan Pejabat PLN Ditolak, Kasus Korupsi PLTA Musi Berlanjut
Forum tersebut dibuka langsung Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Namun, ada hal menarik dalam kesepakatan tersebut. Pemkab Kepahiang tidak hanya mengejar pengembangan energi.
Pemberdayaan masyarakat justru menjadi salah satu poin penting dalam kerja sama tersebut.
Apa Isi MoU Pengembangan Panas Bumi Kepahiang?
MoU tersebut menjadi dasar sinergi pengembangan panas bumi di Kabupaten Kepahiang.
Pemerintah daerah ingin masyarakat ikut memperoleh manfaat dari proyek energi terbarukan tersebut.
Bupati Kepahiang Zurdi Nata menegaskan komitmen tersebut.
Ia ingin pengembangan panas bumi berdampak langsung bagi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



