5 Nilai Khidmah NU yang Ditekankan Gus Arwani di Muktamar ke-35
Gus Arwani Thomafi menyampaikan lima nilai khidmah NU dalam diskusi Ber-NU untuk Kemaslahatan Umat di Muktamar ke-35 NU.--antaranews.com/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pengabdian di Nahdlatul Ulama (NU) dinilai tidak cukup hanya dengan aktivitas organisasi.
Warga NU perlu memiliki nilai yang menjadi pijakan dalam menjalankan khidmah.
Pesan tersebut disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Alhamidiyah Lasem, Rembang, Gus Arwani Thomafi.
Ia menyampaikan lima nilai atau Madarij al-Khidmah dalam diskusi bertema “Ber-NU untuk Kemaslahatan Umat”.
Diskusi berlangsung di arena Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur.
BACA JUGA:Stunting Kota Bengkulu Tinggal 43 Anak, Pemkot Bidik Nol Kasus pada 2026
BACA JUGA:Helmi Hasan Gandeng Kajati Baru, Ini Daftar Proyek Besar yang Dikawal di Bengkulu
Gus Arwani mengatakan khidmah NU memiliki dimensi yang luas.
Pengabdian tersebut menyentuh kepentingan umat, masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan.
Karena itu, setiap pengabdian harus berorientasi pada kemanfaatan.
“Ber-NU untuk kemaslahatan umat harus dilandasi ketulusan dan orientasi pada kemanfaatan,” ujar Gus Arwani.
Apa Saja Lima Nilai Khidmah NU?
Gus Arwani menjelaskan lima nilai yang dapat menjadi pedoman warga NU.
Pertama adalah keikhlasan dalam pengabdian.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



