HONDA

Integrasi Sapi-Sawit di Mukomuko, Satu Lahan Bisa Hasilkan Dua Sumber Cuan

Integrasi Sapi-Sawit di Mukomuko, Satu Lahan Bisa Hasilkan Dua Sumber Cuan

Integrasi sapi dan sawit di Mukomuko didorong untuk meningkatkan pendapatan petani melalui pemanfaatan pakan dan pupuk organik.--Bayu Erisman Putra/rakyatbengkulu.com

MUKOMUKO, RAKYATBENGKULU.COM – Pemkab Mukomuko mendorong petani mengintegrasikan usaha peternakan sapi dengan perkebunan kelapa sawit.

Strategi ini dinilai mampu membuka dua sumber pendapatan dari satu lahan.

Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko menyebut integrasi sapi dan sawit juga dapat menekan biaya produksi petani.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Hari Mustaman, SP, MP mengatakan konsep tersebut menciptakan hubungan saling menguntungkan.

“Konsep integrasi sapi dan sawit ini terbukti efektif. Dua usaha jalan bersamaan dan saling menguatkan,” kata Hari, Jumat (4/9/2026).

Mengapa sapi dan sawit bisa dikelola dalam satu lahan?

Menurut Hari, perkebunan sawit menyediakan ruang dan sumber pakan bagi ternak.

BACA JUGA:Mahasiswa Bengkulu Kembali Demo, 11 Tuntutan Disuarakan dan Ancam Aksi Lebih Besar

BACA JUGA:7 Siswa SD di Bengkulu Dilarikan ke IGD Usai Santap MBG, Guru Cium Bau Tak Sedap

Lahan di antara tanaman sawit dapat dimanfaatkan sebagai area penggembalaan.

Tanaman penutup tanah di sekitar kebun juga dapat menjadi sumber hijauan pakan sapi.

Kondisi tersebut membuat petani tidak harus menyediakan lahan khusus untuk mencari pakan ternak.

“Jadi petani sawit tidak perlu bingung cari pakan. Sekaligus bisa pelihara sapi dengan memanfaatkan apa yang sudah ada di kebun,” jelasnya.

Model tersebut membuat satu lahan dapat menghasilkan komoditas perkebunan sekaligus produk peternakan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: