Mukomuko Punya 15 Kecamatan, Tapi Armada Damkar Masih Minim, Ini Dampaknya Saat Kebakaran
Armada damkar Mukomuko saat menjalankan tugas pemadaman kebakaran di wilayah Kabupaten Mukomuko.--Bayu Erisman Putra/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Keterbatasan kendaraan pemadam kebakaran masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Mukomuko.
Kondisi ini dapat memperlambat penanganan ketika kebakaran terjadi.
Terutama pada wilayah yang berada jauh dari pos pemadam kebakaran.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Mukomuko Juni Kurnia Diana, SAP, menyebut armada yang tersedia belum ideal.
Luas wilayah Mukomuko menjadi tantangan tersendiri bagi petugas.
BACA JUGA:5.156 Kasus ISPA di Kota Bengkulu, 6 Balita Meninggal akibat Pneumonia
BACA JUGA:Alwin Feraro Terpilih sebagai Ketua AMSI Bengkulu Periode 2026–2030
Jarak antarwilayah kecamatan juga cukup jauh.
Ketika kebakaran terjadi, petugas membutuhkan waktu untuk mencapai lokasi.
Kondisi semakin sulit jika titik api sudah terlanjur membesar.
“Jika tiap kecamatan punya armada sendiri, proses penanganan bisa lebih cepat,” jelas Juni, Jumat (11/9/2026).
Menurutnya, setiap kecamatan idealnya memiliki minimal satu unit mobil pemadam kebakaran.
Dengan begitu, petugas dapat bergerak dari lokasi terdekat.
Skema tersebut dinilai mampu memangkas waktu respons.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


