Satu Titik Api Bisa Jadi Petaka, Polisi Ingatkan Warga Mukomuko Jangan Bakar Lahan
Polres Mukomuko memperkuat patroli Karhutla dan mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.--Bayu Erisman Putra/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Satu titik api di lahan perkebunan bisa berubah menjadi kebakaran yang sulit dikendalikan.
Ancaman tersebut menjadi perhatian Polres Mukomuko dan jajaran Polsek.
Polisi kini memperkuat pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Mukomuko.
Patroli dilakukan secara rutin di kawasan yang dinilai rawan kebakaran.
Personel juga turun langsung menyambangi masyarakat.
BACA JUGA:Tak Ada Pendaftar, Desa di Mukomuko Terancam Gagal Ikut Pilkades 2026
BACA JUGA:Rose BLACKPINK Rilis New Trick, Bawa Genre Garage-Punk yang Enerjik
Langkah ini dilakukan untuk mendeteksi potensi Karhutla sejak dini.
Wilayah perkebunan, pertanian, dan lahan terbuka menjadi perhatian petugas.
Dalam kegiatan tersebut, polisi tidak hanya memantau kondisi lingkungan.
Petugas juga berdialog dengan warga mengenai bahaya membuka lahan dengan cara dibakar.
Mengapa warga Mukomuko diminta tidak membakar lahan?
Polres Mukomuko mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan api untuk membersihkan atau membuka lahan.
Kebiasaan tersebut dapat memicu kebakaran yang lebih luas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


