Hujan Lebat Picu Banjir Bandang Solok, 4 Warga Terluka
Banjir Bandang Solok --Instagram/aktivitasseskab
RAKYATBENGKULU- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi hujan lebat menjadi pemicu banjir bandang yang menerjang Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Senin malam, 21 September 2026.
Curah hujan di wilayah tersebut tercatat mencapai 94 milimeter per hari.
Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan Solok secara terus-menerus hingga menyebabkan luapan air dan banjir bandang sekitar malam hari.
Peristiwa tersebut kemudian berdampak terhadap warga, kendaraan, serta sejumlah fasilitas pemerintahan.
BACA JUGA:DLH Mukomuko Siapkan Laboratorium Lingkungan, Aduan Limbah Nantinya Bisa Diuji di Daerah
BACA JUGA:Kampung Nelayan Merah Putih Mukomuko Mulai Dibangun, Anggaran Ipuh Diperkirakan Rp3 Miliar
Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramadhani menjelaskan bahwa curah hujan di sekitar Solok masuk kategori lebat.
“Hujan yang terjadi di sekitar Solok tergolong lebat berdasarkan catatan BMKG, yakni sebesar 94 mm per hari, sehingga memicu kejadian banjir bandang pada Senin malam sekitar pukul 23.00 WIB,” kata Andri, dikutip dari Antaranews.com.
BMKG Sudah Keluarkan Peringatan Dini
Sebelum kejadian, BMKG telah menyampaikan informasi peringatan dini secara bertahap.
Informasi tersebut mencakup prakiraan dalam rentang tujuh hari, tiga hari, hingga peringatan cuaca ekstrem dalam jangka pendek.
BACA JUGA:73 Sekolah di Mukomuko Dapat Program Satu Guru Satu Laptop, Ini Rinciannya
BACA JUGA:239 Koperasi Merah Putih Bengkulu Dikebut, Ditargetkan Beroperasi Awal Oktober
Meski sebagian besar wilayah Indonesia masih berada dalam periode musim kemarau, kondisi tersebut tidak berarti seluruh daerah terbebas dari potensi hujan ekstrem.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


