HONDA

ISPA di Indonesia Capai 14 Juta Kasus, Kabut Asap Karhutla Jadi Perhatian

ISPA di Indonesia Capai 14 Juta Kasus, Kabut Asap Karhutla Jadi Perhatian

Laporan ISPA Nasional Tembus 14 Juta Sepanjang 2026--Instagram/tangankemanusiaan.id

RAKYATBENGKULU- Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Indonesia mencapai lebih dari 14 juta laporan sepanjang 2026.

Peningkatan ini menjadi perhatian di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah serta memicu penyebaran kabut asap.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang tercantum dalam laporan, jumlah kasus ISPA mencapai 14.088.948.

Paparan asap karhutla berpotensi memperburuk gangguan pernapasan karena asap mengandung partikel halus dan polutan yang dapat masuk ke saluran pernapasan.

BACA JUGA:8 Fraksi DPRD Kota Bengkulu Tolak Pemindahan Kantor Wali Kota, PAN Punya Pandangan Berbeda

BACA JUGA:Pelayanan RSUD Mukomuko Dikeluhkan, DPRD Ancam Pangkas Anggaran Jika Tak Berbenah

Meski demikian, angka tersebut perlu dipahami sebagai jumlah kasus atau laporan yang tercatat, bukan otomatis jumlah individu unik yang terinfeksi.

Selain itu, peningkatan kasus ISPA tidak dapat dikaitkan hanya dengan karhutla tanpa analisis epidemiologis lebih lanjut.

Laporan ISPA Meningkat pada Musim Kemarau

Data yang disampaikan menunjukkan laporan ISPA berada pada tingkat tinggi selama musim kemarau, terutama pada Juli hingga September 2026.

Pada minggu epidemiologi ke-27 hingga ke-31, laporan kasus ISPA nasional disebut melampaui 400.000 kasus per minggu.

Sementara itu, pada minggu ke-32 hingga ke-37, jumlah laporan mencapai sekitar 420.000 kasus setiap pekan.

BACA JUGA:Usai Geledah Perumda Ratu Samban, Kejari Bengkulu Utara Sisir Sekretariat DPRD

BACA JUGA:Jalan Rawa Makmur Bengkulu Diperbaiki Rp20 Miliar, Ditargetkan Tuntas Akhir 2026

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: