Program Karya Bakti Bengkulu Meluas dari 62 Jadi 721 Titik, Ini Rincian Sasarannya
Program Karya Bakti Skala Besar Bengkulu diperluas menjadi 721 titik sasaran untuk mendukung pembangunan dan pelayanan masyarakat.--antaranews.com/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Program Karya Bakti Skala Besar (KBSB) di Provinsi Bengkulu diperluas dari 62 menjadi 721 titik sasaran.
Program ini melibatkan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Komando Pasukan Khusus (Kopassus), serta Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.
Perluasan sasaran tersebut dilakukan berdasarkan survei dan pemetaan kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah Bengkulu.
Program ini diharapkan mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
BACA JUGA:Belungguk Point Bengkulu Didorong Jadi Pusat UMKM, Peluang Usaha Lokal Makin Terbuka
BACA JUGA:Dana Desa Mukomuko Diproyeksi Naik Jadi Rp46 Miliar pada 2027, Ini Pesan untuk 148 Desa
Staf Khusus Ketua DPD RI, Brigjen Pol Esmed Eryadi, mengatakan kolaborasi ini menjadi bentuk kontribusi putra daerah bagi pembangunan Bengkulu.
"Tiga putra asli Bengkulu bersinergi memberi kontribusi nyata untuk Provinsi Bengkulu dan ini adalah investasi besar," kata Esmed di Bengkulu, Minggu.
Apa saja pembangunan yang menjadi sasaran KBSB?
Esmed menjelaskan, program tersebut berawal dari pertemuan sejumlah tokoh asal Bengkulu di Jakarta.
Pertemuan itu melibatkan Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi, serta anggota DPD RI asal Bengkulu.
Pertemuan tersebut menjadi upaya menghimpun dukungan berbagai pihak untuk menjawab kebutuhan pembangunan daerah.
Dalam kalender pelaksanaan selama 60 hari kerja, KBSB menargetkan pembangunan fisik di 614 titik.
Pekerjaan itu mencakup pembangunan dan rehabilitasi jembatan, rumah tidak layak huni, jaringan irigasi, serta akses jalan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


