Singapura Disebut Bisa Putus Internet Indonesia, Menkomdigi Buka Suara
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid --Instagram/meutya_hafid
RAKYATBENGKULU.COM - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menanggapi polemik ketergantungan konektivitas internet Indonesia terhadap Singapura yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Isu ini mencuat setelah mantan anggota parlemen Singapura, Calvin Cheng Ern Lee, mengunggah infografis yang menyebut sekitar 90 persen lalu lintas internet internasional Indonesia melewati negara tersebut.
Meutya menegaskan bahwa hubungan infrastruktur digital kedua negara tidak berjalan satu arah.
Sebagian besar jalur Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang mendarat di Singapura juga melintasi perairan Indonesia.
BACA JUGA:Syahrini Comeback Lewat Konser 1 Desember 2026, Siap Sapa Gen Z
Kondisi ini menunjukkan bahwa konektivitas digital kedua negara saling berkaitan.
Meutya Hafid Soroti Posisi Strategis Indonesia
Melalui akun Instagram pribadinya, Meutya meminta masyarakat menyikapi persoalan tersebut secara bijak.
Ia menjelaskan bahwa jalur kabel bawah laut yang menghubungkan Singapura dengan jaringan internasional turut melewati wilayah perairan Indonesia.
“Kita tidak perlu geram. Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang mendarat di Singapura, tidak sampai dengan tiba-tiba. Sebagian besar jalurnya melalui perairan Indonesia,” ujar Meutya, dikutip dari Instagramnya.
BACA JUGA:4 Konsep Wedding Low Budget ala Gen Z, Tetap Estetik dan Elegan
BACA JUGA:BYD Denza Z9 GT Mobil Listrik Ini Punya Jarak Tempuh hingga 1.036 Km!
Ia juga memperingatkan bahwa gangguan pada jalur kabel laut tersebut berpotensi berdampak besar terhadap Singapura.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


