Waspada! Nomor WhatsApp Catut Nama Kapolres Mukomuko, Diduga Modus Penipuan
Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana mengingatkan masyarakat mewaspadai nomor WhatsApp palsu yang mencatut namanya.--ist/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Masyarakat Kabupaten Mukomuko diminta mewaspadai nomor WhatsApp yang mengatasnamakan Kapolres Mukomuko.
Nomor tersebut dipastikan bukan milik Kapolres dan dinyatakan sebagai hoaks.
Polres Mukomuko mengeluarkan peringatan setelah menerima informasi beredarnya nomor WhatsApp yang mencatut nama AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K.
Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan dari nomor tidak dikenal.
BACA JUGA:Kuota Haji Mukomuko 2027 Hanya 13 Orang, Antrean Jemaah Masih Panjang
BACA JUGA:Bank Sampah di Kota Bengkulu Bertambah Jadi 112 Unit, Wali Kota Targetkan Satu RW Satu Bank Sampah
Terutama jika pengirim mengaku sebagai pejabat kepolisian dan menyampaikan permintaan tertentu.
"Masyarakat diimbau agar tidak menanggapi permintaan mencurigakan, khususnya yang berkaitan dengan permintaan uang, transfer dana, pemberian data pribadi, maupun informasi penting lainnya," tegas Riky, Selasa (3/11/2026).
Ia meminta masyarakat memastikan kebenaran informasi melalui saluran resmi kepolisian.
Warga juga jangan terburu-buru memenuhi permintaan sebelum identitas pengirim terverifikasi.
Apa Modus Penipuan yang Mengatasnamakan Kapolres?
Riky menjelaskan, pencatutan nama pejabat kepolisian sering digunakan pelaku untuk meyakinkan calon korban.
Pelaku biasanya memanfaatkan nama dan jabatan pejabat agar permintaannya terlihat meyakinkan.
BACA JUGA:Pilkades Kepahiang 9 November 2026, Hasil Hitung Suara Bisa Dipantau Online Lewat Quick Count
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


