Surplus Perdagangan Bengkulu Turun 16,61 Persen, Jadi US$64,61 Juta
Perdagangan luar negeri Bengkulu mencatat surplus US$64,61 juta sepanjang Januari-September 2026, meski mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.--peri/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Neraca perdagangan Provinsi Bengkulu masih mencatat surplus sepanjang Januari-September 2026.
Namun, nilainya turun 16,61 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan rilis BPS Provinsi Bengkulu Nomor 66/11/17/Th. XXVIII, 2 November 2026, surplus perdagangan mencapai US$64,61 juta.
Pada Januari-September 2025, surplus perdagangan Bengkulu tercatat US$77,49 juta.
Dengan demikian, surplus tahun ini berkurang US$12,88 juta.
BACA JUGA:Bendahara Koperasi Jadi Tersangka Kedua Korupsi Pasar Pagar Dewa
BACA JUGA:4 Terdakwa Korupsi Rekrutmen PHL Tirta Hidayah Dituntut Penjara
Penurunan tersebut sejalan dengan melemahnya nilai ekspor Bengkulu.
Sepanjang Januari-September 2026, nilai ekspor tercatat US$64,61 juta atau turun 16,61 persen.
Angka surplus yang sama dengan nilai ekspor menunjukkan bahwa data perdagangan yang disajikan perlu dicermati.
BPS mencatat Bengkulu tidak melakukan ekspor komoditas migas.
Kapan Surplus Perdagangan Bengkulu Tertinggi?
Data BPS mencatat perkembangan neraca perdagangan Bengkulu sejak Januari 2024 hingga September 2026.
Dalam rentang tersebut, surplus tertinggi terjadi pada Februari 2024.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


