Ketua RT Terpilih Tak Dapat SK, Tak Miliki Ijazah SMP

Kamis 18-06-2020,11:24 WIB
Reporter : redaksi rb
Editor : redaksi rb

BENGKULU – Pemiihan Ketua RT 04 di Kelurahan Tanah Patah menjadi polemik. Ini setelah Isjayadi yang terpilih secara aklamasi menjadi Ketua RT 04 tidak diberikan SK oleh pihak Kelurahan Tanah Patah. Alasannya karena Isjayadi tidak memilik ijazah SMP yang menjadi salah satu syarat untuk menjadi Ketua RT.

Lurah Tanah Patah, Zurianingsih kepada Rakyat Bengkulu menjelaskan, hal itu mengacu pada Perda Nomor 02 Tahun 2006 pasal 12 yang menyebutkan Ketua RT sekurang-kurangnya harus memiliki ijazah SMP. Dijelaskannya, saat panitia pemilihan Ketua RT mengirimkan berita acara hasil pemilikan Ketua RT ke kelurahan, ternyata di dalam berita acara tersebut tidak dilampirkan ijazah SMP Isjayadi.

Saat pihaknya menghubungi Isjayadi, ternyata ia tidak bisa melampirkan ijazah SMP. “Saya sudah berdiskusi dengan Camat, Babinsa dan perangkat kelurahan. Dimana berdasarkan Perda Nomor 02 Tahun 2006 tersebut, Isjayadi tidak bisa dilantik jadi Ketua RT,” ujar Zurianingsih.

Ditambahkannya, apabila warga tetap memaksa Isjayadi harus menjadi Ketua RT, maka pihaknya minta surat pernyataan dari warga di atas materai, dan warga harus siap mempertanggung jawabkan apa yang sudah menjadi pilihan warga. “Memang ada kekeliruan dan kesalahan dari panitia, karena tidak melampirkan persyaratan kepada calon Ketua RT. Saat kita koordinasi dengan pihak Kabag Pemerintahan Pemkot Bengkulu memang menganjurkan pemilihan ulang Ketua RT di lingkungan tersebut,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua RT 04 terpilih, Isjayadi mengaku sudah melakukan diskusi dengan pihak Kelurahan Tanah Patah. Hasilnya, dari kesimpulan diskusi tersebut, dirinya meminta pihak kelurahan mengirimkan surat kepada warga RT 04 untuk melakukan voting kembali. “Pihak kelurahan setuju dan akan memberi waktu kepada panitia untuk menyebarkan surat tersebut selama dua hari. Kemudian apabila sudah ada hasilnya akan kembali diserahkan kepada pihak kelurahan,” jelasnya.

Isjayadi pun mengaku siap menerima apapun hasil voting melalui surat itu. “Kalau hasil voting warga tidak setuju saya jadi Ketua RT saya akan legowo,” tambahnya. (jee)

Tags :
Kategori :

Terkait