Korsleting Listrik jadi Pemicu

Minggu 31-10-2021,10:04 WIB
Reporter : redaksi rb
Editor : redaksi rb

  KAUR –  Kebakaran yang menewaskan Ahmad Chori Tamyiz (51), warga Desa Bakal Makmur Kecamatan Maje Kabupaten Kaur  pada Sabtu (30/10) sekitar pukul 06.00 WIB lalu masih menyisakan duka.

Dalam kondisi sakit stroke yang telah lama diidapnya, Ahmad tak bisa berbuat banyak. Jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan, terbakar di balik reruntuhan sisa bangunan rumah.

BACA JUGA:  Stroke, Ahmad Meninggal Terbakar di Rumahnya

Terkait pemicu terjadinya kebakaran, Kapolres Kaur, AKBP. Dwi Agung Setyono SIK MH melalui Kapolsek Maje, Ipda. Carles Effendi S.Sos menyampaikan diduga disebabkan korsleting listrik.

"Kebakaran ini terjadi diperkirakan karena korsleting listrik,” ujar  Kapolsek.

Selain mengakibatkan satu orang meninggal dunia, kerugian materil yang dialami korban ditaksir mencapai Rp 50 juta. “Kerugian di perkirakan berjumlah Rp 50 juta," ujar Kapolsek.

Sebagaimana telah diwartakan sebelumnya, diketahui sebelum kejadian, sekitar pukul 04.00 WIB istri korban bernama Sulam Sufiah bersama anak perempuannya, pergi bekerja di rumah Edi di Desa Parda Suka, untuk membuat kue.

Setelah itu korban pun ditinggal sendirian di rumah.

Selanjutnya sekira pukul 05.30 WIB saksi mata Eko yang tinggal sekira 100 meter dari tempat kejadian melihat rumah korban sudah terbakar kemudian ia mengajak warga untuk memadamkan api.

BACA JUGA:  Waspada Hujan Disertai Badai Hingga Lusa

Tetapi tidak bisa dipadamkan lagi karena api sudah terlalu besar sedangkan korban tidak bisa diselamatkan, sehinggga tubuh korban ikut hangus bersama bangunan rumah korban.

Diperkirakan, korban tidak bisa menyelamatkan diri, akibat menderita stroke.

Kepala Desa Parda Suka Novan Arian Saputra, S.P, mengatakan saat salah satu warganya melihat api dari rumah korban, api tersebut sudah besar sehingga tidak dapat dipadamkan.

“Saat kebakaran di dalam rumah ada korban yang mengalami stroke, sehingga tidak bisa menyelamatkan diri,” sampainya. (rakyatbengkulu.com/wij)

Simak Video Berita   
Tags :
Kategori :

Terkait