TAUSIYAH: Cinta Dunia Takut Mati

Jumat 05-11-2021,09:50 WIB
Reporter : redaksi rb
Editor : redaksi rb

ALLAH SWT berfirman yang artinya : ..."Dan  kehidupan dunia ini tiada lain hanyalah kesenangan yang menipu". (QS. Al-Hadid : 20). Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud dari Tsauban, Rasulullah SAW bersabda :

"Hampir saja para umat ( yang kafir dan sesat) mengerumuni kalian dari berbagai penjuru seperti mereka berkumpul menghadapi makanan dalam piring,kemudian seseorang bertanya : Katakanlah wahai Rasulullah apakah kami pada saat itu sedikit?

Rasulullah berkata : bahkan kalian pada saat itu banyak, akan tetapi kalian bagaikan buih di lautan. Allah akan menghilangkan rasa takut pada musuh kalian dan akan menimpakan dalam hati kalian "Wahn". Kemudian seseorang bertanya ? Apa itu Wahn? Rasulullah berkata : "Cinta Dunia dan Takut Mati"

Para ulama menggolongkan takut akan kematian menjadi dua macam : Pertama: Takut yang tidak rcela, yaitu takut akan kematian yang sifatnya tabi’at yang setiap orang memilikinya.

Kedua : Takut yang tercela, Yaitu takut mati yang sifatnya menunjukkan tanda lemahnya iman. Takut seperti ini muncul karena terlalu cinta pada dunia dan tertipu dengan gemerlapnya dunia.  Yang harus ada pada diri seorang muslim adalah selalu ingat akan kematian. Nabi bersabda :

"Perbanyaklah kalian akan pemotong kelezatan yaitu "Maut".

Dalam hadits yang lain Rasulullah bersabda : "Orang yang cerdas adalah orang yang yang banyak mengingat mati". Mengingat mati itu adalah ibadah, membantu dalam khusyu', semakin mempersiapkan diri, memperbaiki hidup dan menghindari berbuat Zholim. (iks)

Tags :
Kategori :

Terkait