MUKOMUKO, RAKYATBENGKULU.DISWAY.ID – Ribuan guru dan tenaga kesehatan di Mukomuko, disinyalir belum mematuhi kebijakan pemerintah. Baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Khususnya mengenai keharusan sekian persen dari gajinya dipotong untuk disetorkan ke rekening Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Mukomuko. Potongan dimaksud, merupakan zakat penghasilan. Wakil Bupati (Wabup) Mukomuko, Wasri, menyatakan seluruh OPD harus memotong gaji PNS di lingkungannya untuk zakat penghasilan. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh OPD. Bukan saja di level Dinas, Badan dan Kantor. Tapi juga sampai ke tingkat UPT atau UPTD, Puskesmas dan sekolah-sekolah dibawah naungan Pemkab Mukomuko. BACA JUGA: Mayat Pria yang Mengapung di Pantai Pasar Bengkulu Diketahui Warga Benteng “Zakat penghasilan dari PNS, langsung dipotong dari gaji. Saya berharap masing-masing OPD untuk langsung memotong dari gaji PNS yang ada. Seluruh OPD, pokoknya langsung motong gaji untuk zakat penghasilan,” tegas Wabup. Guna memastikan itu, Wabup menegaskan, akan melakukan pengecekan atas pelaksanaan kebijakan tersebut. Menurutnya, sangat penting, seluruh PNS berkontribusi, dengan sebagian gajinya, diserahkan ke Baznas Mukomuko sebagai bentuk ketaatan memberikan zakat penghasilan. Dan keikhlasan PNS terhadap hal tersebut, sangat membantu masyarakat yang membutuhkan uluran tangan dari Baznas Mukomuko. “Sebab Mukomuko sekarang, belum terbebas dari ancaman kemiskinan ekstrim. Salahsatunya itu, seperti adanya warga yang alami musibah rumahnya terbakar. Kalau sudah seperti itu, orang kaya sekalipun, akan bisa langsung jatuh miskin. Nah kondisi ini, untuk penanganan daruratnya, bisa dibantu dari Baznas,” kata Wabup. BACA JUGA: Dampak Banjir di Kota Bengkulu, 2 Ruas Jalan Utama Ditutup Sementara Kliam Wabup, Mukomuko masih terbilang agak tinggi kemiskinan ekstrim tersebut. Dan untuk penanganannya, diharapkan kolaborasi dan kerja sama dari seluruh OPD dan stake holder terkait. Saling bahu membahu, sebab pemerintah pusat sudah menargetkan, tahun 2024, harus zero kemiskinan ekstrim. “Jadi perlu kerja keras, menurungkan itu. Kita perlu bersama-sama keroyokan menangani dan menuntaskan kemiskinan. Dari Baznas juga. Terutama untuk menjaga dan mencegah angka kemiskinan ekstrim baru. Sebab sampai hari ini, Mukomuko belum aman dari ancaman kemiskinan ekstrim,’ pungkasnya. Ketua Baznas Mukomuko, Drs. H. M. Munir, M.Hum dikonfirmasi RB menyebut, terbanyak yang masih rendah realisasi, di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mukomuko. Termasuk juga di lingkungan Dinas Kesehatan Mukomuko. “Dinas yang lain sudah semua. Data yang rendah itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Kesehatan,” kata Munir. BACA JUGA: Harga TBS Sawit Berangsur Naik Munir pastikan untuk PNS yang bertugas di kantor Dinas tersebut, sudah seluruhnya membayar zakat penghasilan. Namun yang masih rendah realisasinya, para guru yang bertugas di sekolah dasar negeri maupun di sekolah menengah pertama negeri. “Kalau di kantor Dinasnya, sudah bayar semua. Tapi yang gurunya, baru satu persen yang bayar. Dan di Dinas Kesehatan, di kantornnya, sebagian besar itu baru bayar infak. Kalau yang zakat penghasilan, baru 10 orang. Sedangkan di Puskesmas - Puskesmas, masih belum,” tukas Munir .
OPD Harus Setor Zakat Penghasilan
Jumat 01-07-2022,19:01 WIB
Reporter : Peri Haryadi
Editor : Redaksi
Kategori :
Terkait
Sabtu 26-09-2026,13:33 WIB
Kesempatan Terakhir, Program Pemutihan Pajak Kendaraan di Mukomuko Berakhir Pekan Depan
Sabtu 26-09-2026,13:29 WIB
Belasan Tahun Mangkrak, DLH Mukomuko Bidik Pengaktifan Laboratorium Daerah
Jumat 25-09-2026,13:52 WIB
Segini Total Desa di Mukomuko yang Belum Ajukan APBDes Perubahan, Cek Disini Lengkapnya
Rabu 12-11-2025,13:54 WIB
Target 71 Ribu Peserta, Program Cek Kesehatan Gratis Mukomuko Baru Sentuh 10 Persen
Rabu 15-10-2025,11:24 WIB
MUI Kota Bengkulu Gelar Musda dan Mudzakarah XI, Bahas Peran Zakat untuk Pembangunan Berkelanjutan
Terpopuler
Sabtu 26-09-2026,08:29 WIB
New Honda Stylo 160, Perpaduan Gaya Retro dan Performa Powerful Hadir dengan Pilihan Warna Baru
Sabtu 26-09-2026,08:59 WIB
Isu Haji Isam Akuisisi Saham BCA Viral, Ini Fakta Sebenarnya
Sabtu 26-09-2026,15:01 WIB
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, Ini Jejak Karyanya
Sabtu 26-09-2026,07:00 WIB
SPI Usulkan 10 Pabrik CPO per Provinsi, Bengkulu Masuk Pilot Project
Sabtu 26-09-2026,08:59 WIB
Astra Motor Bengkulu Gelar Fun Padel Competition Bersama Media Partner, Ini Daftar Para Juara
Terkini
Sabtu 26-09-2026,19:18 WIB
Ekonomi Bengkulu Tumbuh 5,11 Persen, Tapi Kemiskinan Masih Tertinggi Kedua di Sumatera
Sabtu 26-09-2026,18:54 WIB
Ramadhipa Bidik Poin Maksimal di Aragón, 50 Poin Menanti dari Dua Balapan
Sabtu 26-09-2026,18:41 WIB
Eks Kepala Disparpora Kepahiang Jadi Tersangka Korupsi Rp1,6 Miliar, 73 Saksi Diperiksa
Sabtu 26-09-2026,18:38 WIB
Ayah di Kaur Jadi Tersangka, Diduga Setubuhi Anak Kandung 30 Kali Selama 20 Bulan
Sabtu 26-09-2026,16:10 WIB