PELABAI, RAKYATBENGKULU.DISWAY.ID - Pemkab Lebong tidak akan memberi kelonggaran kepada masyarakat yang tidak patuh membayar Pajak Bumi dan Bangunan sektor Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2) tahun ini. Bagi wajib pajak yang masih menunggak, siap-siap didatangi tim dari Pemkab Lebong. Bahkan pidana siap menanti bagi oknum yang terbukti melakukan penyelewengan. BACA JUGA: Realisasi PAD PBB-P2 Tak Capai Target ''Konsekuensinya akan ditagih ke rumah bagi yang belum lunas seperti komitmen Bidang Pendapatan dan Bagi Hasil, BKD (badan keuangan daerah, red),'' tegas Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Lebong, H. Mustarani Abidin, SH, M.Si. Tidak terkecuali perangkat desa dan kelurahan yang ditugaskan menagih PBB-P2 di lapangan, juga akan didatangi tim penagih. Intinya harus ada kejelasan mengapa PBB-P2 bisa menunggak. Khususnya bagi desa dan kelurahan yang realisasinya masih di bawah 50 persen. ''Apalagi desa dan kelurahan yang sama sekali tidak ada setoran PBB-P2 atau yang realisasinya nol persen, jelas harus ditelusuri. Bisa jadi uangnya digelapkan oleh oknum,'' tutur Mustarani. Sementara Kabid Pendapatan dan Bagi Hasil, BKD Kabupaten Lebong, Monginsidi, S.Sos mengatakan, sebagai upaya meminimalisir penumpukan tunggakan pihaknya akan mengabsen setiap lurah dan kepala desa per bulan. Jika hingga 31 Oktober belum lunas, petugasnya bersama pihak kelurahan atau desa akan mendatangi langsung wajib pajaknya. BACA JUGA: Polisi Ungkap Komplotan Joki SBMPTN, Pendapatan Sampai Miliran ''Namun yang paling kami harapkan kesadaran dari masyarakat itu sendiri untuk menaati membayar PBB-P2. Kalau kesadaran itu sudah ada, tidak perlu lagi sampai ditagih berulang kali,'' terang Monginsidi. (sca)
Nunggak Bayar PBB, Ditagih ke Rumah
Senin 18-07-2022,07:56 WIB
Editor : Redaksi
Kategori :
Terkait
Selasa 18-11-2025,13:49 WIB
Penerimaan PKB dan BBNKB Mukomuko Melejit, Ini Langkah Pemkab untuk Perkuat Pelayanan
Jumat 24-10-2025,08:37 WIB
614 Peserta PPPK Lebong Siap Dilantik, Dua Masih Terkendala Administrasi
Kamis 23-10-2025,08:55 WIB
TGR dan Pajak Tertagih, Kejari Bengkulu Utara Kembalikan Rp1,3 Miliar ke Kas Daerah
Terpopuler
Selasa 28-07-2026,22:04 WIB
APBN Bengkulu Hadapi Tantangan, Pajak Baru 40,73 Persen dan DAK Fisik Belum Tersalurkan
Selasa 28-07-2026,22:00 WIB
3 Daerah di Bengkulu Tercepat Salurkan DAK Fisik 2026, DJPb Ingatkan Jangan Terlena Relaksasi
Selasa 28-07-2026,21:23 WIB
Sidang Perdana Korupsi Rejang Lebong, KPK Ungkap Dugaan Fee Proyek Rp2,5 Miliar dan Sistem Ijon
Selasa 28-07-2026,21:36 WIB
Kasus Gigitan Rabies di Mukomuko Menurun, Dinkes Ungkap Kucing Jadi Penyebab Terbanyak
Selasa 28-07-2026,21:29 WIB
Vonis Kasus Pungli PPG Seluma, Hakim Ungkap Guru Berutang hingga Serahkan Sapi untuk Ikut Program
Terkini
Rabu 29-07-2026,15:07 WIB
Tax Ratio Bengkulu Turun Saat Ekonomi Tumbuh, DJP: Kepatuhan Pajak Jadi Kunci Pembangunan Daerah
Selasa 28-07-2026,22:04 WIB
APBN Bengkulu Hadapi Tantangan, Pajak Baru 40,73 Persen dan DAK Fisik Belum Tersalurkan
Selasa 28-07-2026,22:00 WIB
3 Daerah di Bengkulu Tercepat Salurkan DAK Fisik 2026, DJPb Ingatkan Jangan Terlena Relaksasi
Selasa 28-07-2026,21:54 WIB
Ekonomi Bengkulu Tumbuh 4,72 Persen, BI dan Pemprov Perkuat Sinergi Tarik Investasi Berkualitas
Selasa 28-07-2026,21:52 WIB