KARENA radikalisme itu virus yang berpotensi masuk ke dalam pikiran semua orang, maka, kasus-kasus radikalisme pada lingkup keluarga, juga terjadi. Keluarga-keluarga radikal umumnya berasal dari pasangan-pasangan muda yang telah terinfeksi paham radikal sebelum menikah (pra nikah), dari salah satu maupun keduanya.
Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat dan negara. Bagaimana wajah suatu masyarakat dan negara, tercermin dalam kehidupan keluarga-keluarganya. Oleh sebab itu, pembentukan keluarga-keluarga yang radikal, menjadi program dari kelompok-kelompok radikal. Memang salah satu metode perekrutan kelompok radikal adalah dengan perkawinan. Cara ini cukup efektif untuk meradikalisasi seorang perempuan. Perempuan cenderung lebih militan dan loyal daripada laki-laki dalam hal memegang teguh ideologi radikal. Upaya penanganan yang dapat dilakukan terhadap pasangan-pasangan muda yang radikal adalah sebagai berikut: 1) Kita berdoa agar yang bersangkutan segera mendapatkan hidayah untuk menemukan kembali jalan yang lurus. Sesungguhnya kita hanya dapat berusaha, adapun yang bolak balikkan hati manusia adalah Tuhan. 2. Melakukan dialog sebagai upaya disengagement (memisahkan atau melepaskan) dari individu, kelompok maupun narasi radikal baik secara offline maupun online. Proses disengagement ini paling memungkinkan dilakukan oleh keluarga terdekat seperti orang tua, mertua, paman, bibi dan saudara kandung. 3. Andaikata keluarga dekat sulit mengadakan dialog, dapat dilakukan pendekatan moderasi terhadap pemahaman dengan menggunakan aktor yang dianggap memiliki kedekatan ideologis. Mantan teroris sangat efektif diajak berdialog dan melakukan moderasi guna mengurangi kadar atau menurunkan tingkat radikalitas mereka, karena, jika dengan ulama dan tokoh di luar kelompok mereka, mereka resisten dan menghindar. 4. Jika dialog berhasil, selanjutnya melakukan assessment kepada mereka untuk mengetahui tingkat atau kadar keradikalannya, selanjutnya diberikan vaksinasi yang tepat guna meningkatkan imunitas ideologinya. 5. Melakukan pendekatan kemanusiaan dengan menghadirkan keluarga atau orang-orang yang memiliki ikatan emosional dalam diri mereka untuk mengajak kembali pada jalan yang benar. Pelajaran penting dari kasus pasangan-pasangan muda yang radikal adalah, pentingnya pencegahan dengan melakukan vaksinasi dari virus radikalisme pra nikah. Ketika seseorang sudah terpapar, memang akan sulit dilakukan pendekatan dialog dan membutuhkan proses penyembuhan yang bertahap. Proses penyembuhan bagi yang sudah terpapar harus disikapi dengan sabar, karena membutuhkan pendampingan yang berkelanjutan. Oleh Brigjen Pol. R. Ahmad Nurwakhid, SE, MM Direktur Pencegahan BNPT RIPencegahan dan Penanganan Bagi Pasangan Muda yang Radikal
Minggu 17-07-2022,17:37 WIB
Editor : Heri Aprizal
Kategori :
Terkait
Rabu 24-09-2025,11:08 WIB
Menebar Narasi Toleran, Cegah Radikalisme Lewat Ruang Digital
Selasa 23-09-2025,14:55 WIB
Pemprov Bengkulu Gelar Rembuk Merah Putih, Fokus pada Pencegahan Terorisme
Senin 26-05-2025,17:57 WIB
Pemprov Bengkulu Kembali Raih Opini WTP PSH dari BPK
Minggu 11-05-2025,15:27 WIB
Kapolri: Film Sayap-Sayap Patah 2: Olivia, Berikan Edukasi Kuat tentang Bahaya Radikalisme
Minggu 09-02-2025,07:51 WIB
4 Kasus Kekerasan Anak, Pemerintah Bengkulu Utara Siapkan Program Melibatkan Desa Dalam Upaya Pencegahan
Terpopuler
Kamis 12-03-2026,14:55 WIB
Bupati Mukomuko Rotasi 80 Pejabat Eselon III, IV dan Fungsional di Lingkungan Pemkab, Ini Daftar Lengkapnya
Kamis 12-03-2026,16:30 WIB
Libur Lebaran 1447 H, Sejumlah Pabrik Kelapa Sawit di Mukomuko Tutup Sementara
Kamis 12-03-2026,16:27 WIB
Penentuan Maskapai Haji Bengkulu Terkendala Selisih Anggaran Rp1,2 Miliar
Kamis 12-03-2026,14:58 WIB
Gladi Bersih Tes Kemampuan Akademik SD-SMP di Bengkulu Sempat Terkendala Server
Kamis 12-03-2026,18:46 WIB
Polda Bengkulu Ungkap Hasil Operasi Pekat Nala I, 3018 Botol Miras Dimusnahkan
Terkini
Jumat 13-03-2026,13:49 WIB
Bantu Warga Dapat Sembako Murah, Polres Mukomuko Gelar Gerakan Pangan Murah
Jumat 13-03-2026,13:03 WIB
Belanja Pegawai Pemkab Mukomuko 2027 Wajib Maksimal 30 Persen APBD, Ini Penjelasan BKD
Jumat 13-03-2026,11:20 WIB
Gerakan Pangan Murah Digelar Serentak, Polda Bengkulu Jual Sembako di Bawah Harga Pasar
Jumat 13-03-2026,10:20 WIB
Cekcok Soal Lapak Jualan, Pria di Bengkulu Pukul Pedagang dengan Gergaji Hingga Luka Serius
Jumat 13-03-2026,09:00 WIB