BENGKUULU, rakyabengkulu.disway.id - Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 143: Artinya: “Dan demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat Islam) “umat pertengahan” agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu” Ayat ini mengingatkan kepada kita semua bahwa Allah SWT memberi petunjuk pada umat-Nya untuk senantiasa menjadi umat yang wasathiyah yakni umat yang moderat, umat yang proporsional, berada di tengah dalam berbagai hal, khususnya moderat dalam beragama.
Kita perintahkan untuk tidak beragama secara ekstrem, baik ekstrem kanan dan juga tidak boleh larut pada ekstrem kiri. Allah juga memerintahkan untuk tidak berlebihlebihan yang diistilahkan dengan “ghuluw”. Allah SWT berfirman dalam QS An-Nisa ayat 171: Artinya: “Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar”. BACA JUGA:TAUSIYAH: Urgensi Keberkahan Dalam konteks kehidupan di Indonesia, bersikap moderat adalah mampu menempatkan diri pada situasi perbedaan dan keberagaman yang sudah menjadi sunnatullah. Kita tahu bahwa Indonesia adalah negara yang dianugerahi kebinekaan suku, budaya, bahasa, termasuk agama. Jika kita tidak moderat dalam bersikap, maka perbedaan yang ada akan saling berbenturan sehingga rawan terjadi konflik dan perpecahan. Oleh karenanya, para pendiri bangsa telah dengan bijak merumuskan ideologi yang sangat tepat dalam menaungi kebinekaan ini dengan ideologi Pancasila yang dibingkai dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bersikap moderat atau dengan istilah mudahnya adalah bersikap santai, biasa-biasa saja ini sebenarnya sudah dicontohkan oleh ulama nusantara yang dengan bijak mampu berdakwah dengan menggunakan infrastruktur budaya. Para ulama bisa menanamkan prinsip yang memadukan beragama, berbudaya, dan berbangsa dalam satu tarikan napas. Beragama secara moderat menjadi kunci kemaslahatan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Diperlukan upaya dan usaha untuk menjadikan diri kita sosok yang moderat. BACA JUGA:TAUSIYAH: Hikmah Pengorbanan Nabi Ibrahim Di antaranya adalah dengan terus menambah pengetahuan yakni terus belajar dan memahami esensi dari beragama dengan melihat situasi dan kondisi masyarakat. Dengan memahami ajaran agama dan bersikap fleksibel dalam kehidupan di masyarakat, seseorang akan bisa menyikapi perbedaan-perbedaan yang ada di masyarakat. Dengan sikap ini, niscaya tidak akan ada yang merasa paling pintar dan paling benar sendiri serta gampang menyalahkan orang lain. Inti dari paparan ini, mari kita terus menebar perdamaian di masyarakat kita melalui moderasi beragama. Semoga kita bisa terus menebar kesejukan dalam kehidupan berbangsa dan beragama dengan nilai-nilai dan sikap moderat. Moderat dalam beragama, maslahat dalam berbangsa. (**)TAUSIYAH: Moderat dalam Beragama Maslahat dalam Berbangsa
Jumat 22-07-2022,08:43 WIB
Editor : adminrakyatbengkulu2
Kategori :
Terkait
Rabu 05-02-2025,17:02 WIB
Kemenag Rejang Lebong Prediksi Peningkatan Pendaftar PPDB Madrasah 2025, Maret Dibuka
Sabtu 28-12-2024,16:56 WIB
Mukomuko Segera Bagikan Seragam Sekolah Gratis untuk Siswa Madrasah
Sabtu 17-08-2024,15:45 WIB
Pasangan Selingkuh dan Berzina, Haruskah Dipertahankan? Ini Penjelasan Buya Yahya
Jumat 07-06-2024,18:40 WIB
Tausiah Jum'at: Carilah 4 Kebahagiaan Akhirat
Jumat 10-05-2024,14:35 WIB
Begini Kronologi Ceramah Ustadz Adi Hidayat Mengenai Surah Pemusik
Terpopuler
Sabtu 26-09-2026,07:00 WIB
SPI Usulkan 10 Pabrik CPO per Provinsi, Bengkulu Masuk Pilot Project
Sabtu 26-09-2026,08:29 WIB
New Honda Stylo 160, Perpaduan Gaya Retro dan Performa Powerful Hadir dengan Pilihan Warna Baru
Sabtu 26-09-2026,06:00 WIB
UNIB Kembangkan Desa Tik Kuto Lebong Jadi Desa Organik Berbasis Ekonomi Sirkular
Sabtu 26-09-2026,08:28 WIB
Kulit Kusam hingga Jerawat, Benarkah Daun Kelor Bisa Jadi Solusi?
Sabtu 26-09-2026,08:45 WIB
Jangan Abaikan Vitamin D Saat Menyusui, Ini Manfaatnya untuk Ibu
Terkini
Sabtu 26-09-2026,16:10 WIB
Parkir Mobil di Ruang Sempit Bikin Panik? Ini 5 Cara Mudahnya
Sabtu 26-09-2026,15:01 WIB
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, Ini Jejak Karyanya
Sabtu 26-09-2026,13:33 WIB
Kesempatan Terakhir, Program Pemutihan Pajak Kendaraan di Mukomuko Berakhir Pekan Depan
Sabtu 26-09-2026,13:29 WIB
Belasan Tahun Mangkrak, DLH Mukomuko Bidik Pengaktifan Laboratorium Daerah
Sabtu 26-09-2026,11:36 WIB