TUBEI, RAKYATBENGKULU.DISWAY.ID - Peningkatan ekonomi berbasis masyarakat melalui program pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), belum bisa dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong tahun ini. Padahal program itu sempat digadangkan sebagai salah satu program unggulan yang akan dicanangkan Pemkab Lebong sesuai visi misi Bupati Lebong, Kopli Ansori dan Wakil Bupati Lebong, Drs. Fahrurrozi, M.Pd. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Lebong, Iwan Jang Jaya, SE mengatakan, program bantuan dana bergulir kepada UMKM berkemungkinan baru bisa dilaksanakan tahun depan. BACA JUGA: Dua Janda Berbodi Semok Diamankan Bersama 131 Butir Pil Samcodin Itupun jika anggarannya diplot dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023. BACA JUGA: Percepat Pemulihan UMKM dan Ekonomi Nasional, Pemerintah Tingkatkan Plafon KUR ''Kalau sekarang belum ada anggarannya. Bahkan dalam perumusan RAPBD-P (Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan, red) tahun ini, kami belum bisa mengusulkan dana program bantuan bergulir UMKM karena keterbatasan anggaran,'' kata Iwan. Dana untuk UMKM yang ada tahun ini hanya sebatas kegiatan pembinaan. Itupun skalanya tidak menyeluruh. Hanya sebatas UMKM sekelas rumah tangga. Namun dipastikannya dalam RAPBD 2023 pihaknya akan kembali mengusulkan anggaran program bantuan modal bergulir kepada UMKM. Sementara Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Lebong, H. Mustarani Abidin, SH, M.Si memastikan kondisi anggaran tahun ini sangat minim. Bahkan tidak menutup kemungkinan defisit. Justru itu di RAPBD-P sekalipun program bantuan modal bergulir UMKM belum bisa diusulkan. BACA JUGA: 2 Truk Terguling di Bengkulu Utara Hingga Sebabkan Jalan Lintas Macet, Penyebabnya? ''Namun di tahun mendatang mudah-mudahan bisa. Mengingat program ini termasuk program unggulan kepala daerah yang tujuannya mempercepat peningkatan perekonomian masyarakat,'' tukas Mustarani. BACA JUGA: Kepergok Warga Mesum di Pantai, Pria Kabur, Wanitanya Lapor Polisi Sesuai yang diinginkan bupati, melalui pemberdayaan UMKM diharap banyak terbuka lapangan pekerjaan baru. Selain mendongkrak perekonomian, dengan program pemberdayaan UMKM juga diharapkan bisa menekan angka pengangguran di Kabupaten Lebong yang tergolong tinggi. (sca)
Bantuan UMKM Belum Bisa Digulirkan
Minggu 31-07-2022,09:32 WIB
Editor : Redaksi
Kategori :
Terkait
Selasa 27-01-2026,22:07 WIB
LinkUMKM Jangkau 14,8 Juta Pengusaha, BRI Dorong Penguatan Usaha Berbasis Digital
Selasa 04-11-2025,08:07 WIB
Episode Final Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Hadirkan Tantangan Terberat yang Bikin Finalis Deg-degan!
Jumat 24-10-2025,08:37 WIB
614 Peserta PPPK Lebong Siap Dilantik, Dua Masih Terkendala Administrasi
Selasa 21-10-2025,19:15 WIB
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Perkuat Kapasitas UMKM Lewat Pelatihan Pengelolaan Keuangan di Pulau Baai
Terpopuler
Sabtu 22-08-2026,14:43 WIB
17 Kasus Kekerasan Terjadi di Mukomuko, Mayoritas Korbannya Anak
Sabtu 22-08-2026,14:50 WIB
Helmi Hasan Sebut Undian SIMPEDA Nasional Jadi Etalase Bengkulu ke Indonesia
Sabtu 22-08-2026,14:39 WIB
Simpeda 2026 di Bengkulu Pecahkan Rekor, 30 Ribu Warga Tumpah Ruah
Sabtu 22-08-2026,14:43 WIB
17 Kasus Kekerasan Terjadi di Mukomuko, Mayoritas Korbannya Anak
Sabtu 22-08-2026,13:53 WIB
KPK Periksa Pegawai Pakuwon Jati dalam Kasus Gedung Pemkab Lamongan
Terkini
Sabtu 22-08-2026,14:53 WIB
Di Tengah Gemerlap Simpeda 2026, Bank Bengkulu Salurkan Rp50 Juta untuk Korban Gempa NTT
Sabtu 22-08-2026,14:50 WIB
Helmi Hasan Sebut Undian SIMPEDA Nasional Jadi Etalase Bengkulu ke Indonesia
Sabtu 22-08-2026,14:46 WIB
Pilkades Mukomuko 2026 Dapat Tambahan Dana, 37 Desa Siap Memilih Kepala Desa Baru
Sabtu 22-08-2026,14:43 WIB
17 Kasus Kekerasan Terjadi di Mukomuko, Mayoritas Korbannya Anak
Sabtu 22-08-2026,14:43 WIB