Seperti yang ditulis Muhammad Khalil dalam buku Wonderful islam tertulis percobaan yang dilakukan Abbas Ibnu Firnas menjadi awal mula penemuan parasut yang kemudian dikembangkan para ilmuwan barat, hingga tercipta parasut yang kita lihat saat ini.
Abbas Ibnu Firnas wafat pada tahun 274 Hijriah atau 887 Masehi akibat mengalami patah tulah punggung lantaran sering terjatuh saat berkali-kali melakukan percobaan yang belum matang, ditambah beliau jatuh sakit.
Teori yang dikalkulasikan Abbas Ibnu Firnas disempurnakan menjadi teori awal pembuatan pesawat terbang. Dia dikenal sebagai bapak penerbangan atau bapak dirgantara dunia.
Tidak hanya itu namanya juga dipakai sebagai nama sebuah kawah di bulan dan bandara di Kota Baghdad.(**)