Gen Z Malas Kerja Kantoran? Ini Alasan Sebenarnya!

Rabu 05-03-2025,15:45 WIB
Reporter : Neni Anggraeni
Editor : Neni Anggraeni

Buat mereka, kebahagiaan gak cuma diukur dari seberapa besar gaji, tapi juga seberapa bebas dan nyamannya kerjaan itu. 

Kalau harus kerja dari jam 9 pagi sampai 5 sore dengan tekanan tinggi, tapi gajinya gak jauh beda sama kerja freelance atau bisnis sendiri, ya mending pilih yang lebih fleksibel, kan?

BACA JUGA:Peningkatan Kinerja di Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Melalui Penandatanganan Perjanjian Kinerja

BACA JUGA:Ini Jam Buka Rumah Makan dan Karaoke di Mukomuko Selama Ramadhan 2025, Panti Pijat Dilarang Beroperasi!

Kerja Pinter, Bukan Kerja Keras

Gen Z tumbuh di era digital, di mana semuanya bisa dikerjakan dengan lebih efisien. 

Beda sama generasi sebelumnya yang terbiasa kerja keras, mereka lebih fokus ke kerja pintar.

Misalnya, daripada buang waktu buat kerjaan yang bisa diotomatisasi, mereka cari cara buat bikin sistem yang lebih efektif. 

Mereka juga lebih suka pekerjaan yang berbasis skill dan kreativitas daripada sekadar jadi karyawan yang ikut aturan perusahaan.

BACA JUGA:Wakil Ketua Komisi III DPRD Mukomuko Dukung Kebijakan Gubernur Bengkulu Larang Study Tour dan Wisuda

BACA JUGA:Kemkomdigi Blokir Sementara Akses ke Digitaloceanspaces.com Terkait Konten Judi Online

Jadi, Gen Z Malas atau Visioner?

Sebenarnya, Gen Z bukan malas, tapi lebih selektif. Mereka gak mau kerja cuma buat bertahan hidup, tapi juga pengen menikmati prosesnya. 

Dengan perkembangan teknologi dan internet, mereka punya lebih banyak pilihan buat cari uang tanpa harus ngikutin sistem kerja tradisional.

Jadi, kalau ada yang bilang Gen Z malas kerja kantoran, mungkin mereka cuma belum paham kalau dunia kerja sekarang udah berubah. 

Kerja gak harus dari kantor, gak harus dari jam 9 sampai 5, dan yang pasti gak harus ngikutin pola lama yang bikin stres!

Kategori :