Tragis! Wartawan Perempuan Tewas dengan Luka Lebam, Kecelakaan atau Kriminal?

Rabu 26-03-2025,13:31 WIB
Reporter : Neni Anggraeni
Editor : Neni Anggraeni

RAKYATBENGKULU.COM - Kematian seorang wartawan perempuan bernama Juwita (22) mengundang tanda tanya besar. 

Jasadnya ditemukan di tepi jalan kawasan Gunung Kupang, Banjarbaru, Sabtu (22/3/2025), dalam kondisi mengenakan helm dengan sepeda motor tergeletak di sampingnya.

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banjarmasin menilai kematian Juwita tidak wajar dan menduga adanya unsur kekerasan.

BACA JUGA:Penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) ASN dan PPPK di Mukomuko Capai 99 Persen, Total Rp5,42 Miliar

BACA JUGA:Polresta Bengkulu Siapkan Layanan Penitipan Kendaraan Gratis untuk Pemudik Lebaran, Ini Syaratnya

“Luka-luka yang ditemukan di tubuh korban sangat mencurigakan. Kami menduga ada unsur kekerasan di balik kematiannya,” ujar Koordinator AJI Banjarmasin, Rendy Tisna.

Menurut Rendy, luka pada tubuh Juwita tidak sesuai dengan kecelakaan tunggal. 

Oleh karena itu, pihaknya mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini dan memastikan adanya perlindungan bagi jurnalis di lapangan.

Kronologi dan Kejanggalan di Lokasi Kejadian

Dari hasil investigasi awal, beberapa kejanggalan terlihat jelas:

• Posisi Jasad: Juwita ditemukan masih mengenakan helm dalam kondisi tubuh tergeletak rapi, bukan seperti korban kecelakaan yang biasanya terpental.

• Kondisi Pakaian: Tidak ada bekas kotoran atau robekan pada pakaian korban, yang seharusnya terjadi jika memang terjadi kecelakaan.

BACA JUGA:Jaga Ekosistem Pesisir, Polresta Bengkulu Gandeng Astra Motor Bengkulu dalam Pembuatan Taman Mangrove

BACA JUGA:Pelopor Keselamatan dalam Berkendara, Astra Motor Bengkulu Sosialisasi ke SMKN 1 Kota Bengkulu

• Luka yang Ditemukan: Memar di bawah mata, leher sebelah kiri, lebam di punggung, serta luka di dagu yang lebih menyerupai tanda kekerasan dibanding luka akibat kecelakaan.

Kategori :