2. Gerakan Wajah yang Berulang
Setiap hari, kita secara tidak sadar menggerakkan area mata ratusan kali.
Entah saat tersenyum, menyipitkan mata, mengedip, atau berekspresi lainnya.
Gerakan otot wajah yang berulang ini, terutama di sekitar mata, bisa menyebabkan garis-garis halus terbentuk lebih cepat.
Ditambah lagi, jika kamu sering menyipitkan mata karena cahaya terang atau penglihatan yang kurang jelas.
Ini bisa mempercepat munculnya kerutan di bawah mata.
BACA JUGA:Tarif Impor AS Naik Tajam, Taiwan Tegaskan Tak Akan Balas: 'Tidak Ada Tindakan Tarif Balasan'
BACA JUGA:Penemuan Mayat Wanita Tanpa Identitas di Kali Cengkareng: Polisi Lakukan Penyelidikan
3. Paparan Sinar Matahari (UV) yang Berlebihan
Sinar ultraviolet (UV) adalah musuh utama kulit sehat.
Terpapar langsung sinar matahari dan tanpa perlindungan dapat merusak kolagen dan elastin.
Dua komponen tersebut diketahui penting dalam menjaga kekenyalan dan kekencangan kulit.
Karena kulit bawah mata lebih tipis, efek kerusakan akibat sinar UV menjadi lebih parah dan lebih cepat terlihat.
Sayangnya, banyak orang lupa mengaplikasikan tabir surya di area bawah mata saat beraktivitas di luar ruangan.
BACA JUGA:Semeru Erupsi Dua Kali dalam Sehari, Warga Diminta Waspada Bahaya Lahar dan Awan Panas
BACA JUGA:6 Gaya Parenting Sejak Dini yang Efektif Membentuk Anak Cerdas dan Mandiri