Ini nunjukin bahwa BCA dikelola dengan serius dan punya strategi jangka panjang, bukan sekadar branding doang.
Likuiditas dan Stabilitas
Karena banyak yang punya, saham BCA jadi sangat likuid. Artinya gampang dibeli atau dijual kapan pun. Ini penting banget buat pemula yang masih suka galau.
Selain itu, harga sahamnya jarang banget turun drastis. Jadi kalau niatnya long-term, BBCA ini bisa banget jadi pondasi portofolio investasi.
Dividen Konsisten, Cocok Buat Passive Income
Meskipun dividen dari BBCA nggak gede-gede amat, tapi konsisten dibagi tiap tahun.
Buat yang pengen dapet passive income dari saham, ini jadi nilai plus. Ibaratnya kayak nabung tapi dibayar rutin setiap tahun.
BACA JUGA:Pelantikan CPNS Bengkulu Utara Dijadwalkan Mei 2025, BKPSDM Tunggu Persetujuan BKN
Jadi Favorit Fund Manager
Fakta menarik lainnya, saham BBCA juga banyak dikoleksi sama manajer investasi di reksadana.
Jadi kalau beli BBCA, berarti kamu ada di jalur yang sama kayak para profesional.
Nggak heran, makin banyak pemula yang ngerasa lebih pede buat mulai dari sini.
Saham BCA bisa dibilang jadi role model di dunia investasi saham Indonesia.
Meskipun sering disebut ‘saham sejuta umat’, tapi kualitasnya tetap bintang lima.
Buat kamu yang baru mulai dan bingung mau investasi di mana, BBCA bisa jadi pintu masuk yang aman dan stabil.