Selain itu, mereka juga menerapkan pola makan 80% kenyang. Jadi sebelum perut benar-benar penuh, udah berhenti makan.
Ini dipercaya bisa mencegah kerja lambung terlalu berat dan bikin metabolisme lebih stabil.
Meski kedengarannya gampang, tapi ini salah satu bagian tersulit dari diet ekstrem ala Tiongkok.
Butuh latihan dan kontrol diri yang kuat supaya nggak tergoda nambah porsi.
Olahraga? Tentu masih jadi bagian penting. Tapi bukan yang berat-berat. Banyak yang pilih jalan kaki, senam ringan, atau Tai Chi.
Ini lebih ke arah menyeimbangkan tubuh dan pikiran daripada fokus nurunin berat badan secara agresif.
Diet ekstrem ala Tiongkok ini sebenarnya bukan sekadar tren, tapi lebih ke pola hidup yang diajarkan sejak lama.
Bukan cuma soal tubuh langsing, tapi juga bagaimana caranya menjaga kesehatan jangka panjang tanpa menyiksa diri.
BACA JUGA:Penyegaran New XL750 Transalp, Teman Eksplorasi Jalanan dengan Tampilan dan Fitur Terbaru
BACA JUGA:Wabah Penyakit Ngorok Ancam 6.000 Hewan Ternak di Mukomuko, 52 Sudah Mati
Kalau diet yang selama ini dicoba selalu gagal, mungkin saatnya beralih ke metode yang lebih natural dan membumi.
Diet ekstrem versi Tiongkok ini bisa jadi pilihan baru yang lebih cocok buat keseharianmu.
Nggak perlu ribet, cukup konsisten dan sabar.
Ingat, tubuh sehat itu bukan hasil instan, tapi hasil dari kebiasaan baik yang dijaga terus-menerus.