BACA JUGA:Kronologi Penjaga Kios Jadi Korban Tembakan KKB di Intan Jaya
BACA JUGA:Bukan Gimmick, Samsung Galaxy Z Fold 7 Buktikan Ponsel Bisa Jadi Alat Kerja Profesional
“Artinya distribusi masih cukup merata. Di kota, kelompok bawah menyumbang 17,16 persen pengeluaran, sedangkan di desa lebih tinggi, yakni 23,30 persen,” jelasnya.
BPS menilai data ini penting sebagai tolok ukur efektivitas kebijakan pemerintah dalam mengurangi kesenjangan ekonomi, sekaligus mendorong program berbasis pemerataan kesejahteraan.