Komitmen juga diberikan kepada rekanan pelaksana kegiatan.
Kepastian ini menjawab kekhawatiran terkait kondisi fiskal daerah.
Pemkab ingin menjaga kepercayaan publik secara berkelanjutan.
Pengelolaan anggaran dilakukan transparan dan akuntabel.
“Kami tidak ingin meninggalkan persoalan keuangan,” ungkapnya.
Pengendalian anggaran menjadi prioritas pemerintah daerah.
BACA JUGA:Bupati Mukomuko Tegaskan ASN Wajib Lebih Disiplin di Awal 2026
BACA JUGA:Pemegang KUSUKA Bengkulu Tembus 1.776, Perlindungan Nelayan Dipacu
Keberhasilan ini hasil sinergi seluruh perangkat daerah.
Proses perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan dilakukan ketat.
Pengawasan anggaran dilakukan secara berjenjang.
Pemkab berkomitmen memperkuat pengelolaan keuangan daerah.
Komitmen tetap dijaga meski fiskal masih terbatas.
“Pembangunan harus berjalan dengan keuangan tertib,” pungkas Marjohan.