RAKYATBENGKULU.COM — Memasuki hari kedua pelaksanaan Retret Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara, Jumat 30 Januari 2026, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang menekankan penguatan disiplin, kebersamaan, serta kesadaran kebangsaan insan pers.
Sejak pagi, peserta Retret PWI memulai kegiatan dengan olahraga bersama. Selain menjaga kebugaran fisik, kegiatan ini menjadi sarana mempererat solidaritas dan membangun kekompakan antarsesama wartawan dari berbagai daerah.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB). Melalui latihan ini, peserta dilatih untuk disiplin, fokus, bertanggung jawab, serta bekerja sama dalam satu komando.
Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter wartawan yang profesional dan berintegritas.
BACA JUGA:Jangan Terlewat, BRI Buka Rekrutmen BFLP Specialist 2026 Siapkan Talenta Muda Profesional Masa Depan
BACA JUGA:Didukung BRI dan LinkUMKM, Kenes Lalita Berhasil Kembangkan Bisnis Busana Anak Wastra Khas Jepara
Selanjutnya, peserta menerima pembekalan materi Nilai Dasar Bela Negara. Materi ini diberikan untuk memperkuat kesadaran kebangsaan agar insan pers mampu menjalankan tugas jurnalistik secara bertanggung jawab, berpihak pada kepentingan publik, serta menjaga persatuan bangsa.
Ketua Umum PWI, Akhmad Munir, menegaskan bahwa rangkaian kegiatan pada hari kedua retret secara sengaja dirancang untuk menanamkan nilai-nilai dasar yang harus melekat pada diri wartawan.
“Hari kedua ini menanamkan disiplin, tanggung jawab, dan rasa kebersamaan. Wartawan PWI harus memiliki karakter yang kuat, tidak mudah goyah, serta selalu menempatkan kepentingan bangsa dan masyarakat di atas kepentingan pribadi,” ujar Akhmad Munir.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, menyampaikan bahwa pembekalan bela negara memiliki relevansi kuat dengan peran strategis pers.
BACA JUGA:Tingkatkan Produksi, Petani Mukomuko Diarahkan Tanam Padi 3 Kali Setahun
BACA JUGA:Relokasi Berjalan Kondusif, Pemkot Bengkulu Sukses Pindahkan 88 PKL KZ Abidin I ke PTM
“Nilai bela negara bukan soal militeristik, tetapi soal sikap. Wartawan harus memiliki kesadaran kebangsaan, etika, dan integritas agar produk jurnalistiknya memberi manfaat dan menjaga kepercayaan publik,” kata Zulmansyah.
Pada hari kedua Retret PWI ini, para peserta juga mengikuti sesi pembekalan dari enam pembicara tamu dari berbagai kementerian dan lembaga negara. Mereka adalah Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Direktur Politik Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri Akbar Ali, serta perwakilan dari Kementerian Koperasi dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Dari Kementerian Koperasi hadir Staf Ahli Hubungan Antarlembaga Henny Navilah, sementara dari BNPB diwakili Kepala Bidang Komunikasi Kebencanaan Dodi Yoeleva. Pada sesi tersebut, Henny Navilah dan Dodi Yoeleva tampil sebagai narasumber.