“Apa tidak gengsi? Justru itulah seorang pemimpin. Dia mendengar apa yang disampaikan warganya. Hari ini kami dengar semua aspirasi Bapak dan Ibu,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Dedy berharap insiden serupa tidak kembali terulang dan komunikasi antara pemerintah dan para pekerja lapangan dapat terus terjaga dengan baik.
BACA JUGA:Jadwal Sekolah Ramadhan Bengkulu 2026 Disesuaikan, Libur Awal Puasa Empat Hari
BACA JUGA:Banpol Kota Bengkulu Berpotensi Naik, Usulan Tembus di Atas 80 Persen
“Kemarin itu spontan saja. Ya sudah, kita sudahi. Tapi jangan lagi seperti itu, mari kita jaga bersama-sama,” pungkasnya.
Pertemuan tersebut pun menjadi simbol rekonsiliasi dan komitmen Pemerintah Kota Bengkulu untuk mengedepankan dialog, empati, serta solusi dalam menyelesaikan setiap persoalan masyarakat.